View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Daya lindung vaksin-vaksin yang diberikan secara intramuskular pada ikan mas

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (4.266Mb)
      Date
      1988
      Author
      Erinaldi
      Pasaribu, Fachriyan H
      Poeloengan, Masniari
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      ersity Ikan Mas adalah salah satu komoditi protein hewani yang cukup penting di Indonesia. Penyakit Bercak Merah yang akhir akhir ini banyak menyerang, merupakan kendala yang menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup berarti bagi petani peternak ikan ( Sumawidjaja, 1981). Aeromonas hydrophila menyebabkan penyakit ini adalah karena lingkungan dan termasuk gram negatif negatif yang pa- togen ( Amlacher, 1970). Kuman ini bukanlah sebagai penginfeksi primer, tetapi menyerang dengan ganas setelah ikan terinfeksi agen lain ( Schaperclaus, 1959 dalam Anderson, 1974). Hewan dalam ke- adaan stres akan mudah terinfeksi bakteri ini (Kabata, 1985). Beberapa penelitian vaksin Aeromonas hydrophila menun- jukkan adanya kekebalan. Vaksinasi ikan dengan bakteri ini menimbulkan beberapa masalah seperti heterogenitas dari antigen dan metode aplikasi (Plumb, 1984). Penelitian ini adalah untuk membuktikan adanya kekebalan pada ikan mas (Cyprinus carpio) setelah penyuntikan dengan vaksin waterbath dan vaksin thawing. Vaksin disuntikkan dengan route intramuskular, dosis digunakan secara bertingkat 0,05 cc dari 1,2x10/cc vaksin pada suntikan pertama dan sun- tikan kedua sampai kesepuluh adalah 0,1 cc dari 1,2x100/cc vaksin. Uji Tantang dilakukan dengan menyuntikkan bakteri pa- togen dengan dosis (LD) (Ward, 1982). Dosis LD adalah @icc 107/cc bakteri patogen (Primiarti, 1987)…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139753
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository