View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kekayaan dan keragaman laba-laba pada pertanaman padi PHT dan konvensional di Ciasem, Kabupaten Subang

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (15.73Mb)
      Date
      2006
      Author
      Hoerunnisa
      Triwidodo, Hermanu
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Laba-laba merupakan golongan arthropoda yang dominan dan memegang peranan penting dalam ekosistem sawah serta ekosistem pertanian pada umumnya. Laba-laba memiliki peranan sebagai predator generalis pada pertanaman padi terhadap berbagai jenis serangga hama maupun bukan, sehingga keberadaannya dapat menekan populasi hama terutama wereng coklat dan wereng hijau. Komunitas laba-laba dipertanaman padi di Indonesia kaya akan spesies, namun sampai saat ini belum termanfaatkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekayaan dan keragaman komunitas laba-laba pada saat padi menjelang panen masa tanam pertama, masa peralihan (musim bera) dan awal musim tanam berikutnya (2 MST dan 4 MST) serta kaitannya dengan optimalisasi perannya sebagai musuh alami terhadap serangga hama dipertanaman padi. Penelitian ini dilakukan di Desa Pinangsari, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Laboratorium Klinik Tanaman, Departemen Proteksi Tanaman, Institut Pertanian Bogor. Metode penelitian dilakukan dengan perangkap jebak (pitfall trap), kurungan dan sensus jejaring. Pengamatan dilakukan pada tanaman padi organik saat menjelang panen kemudian dilanjutkan pada lahan PHT dan konvensional pada saat bera dan awal tanam musim berikutnya (2 MST dan 4 MST). Untuk perangkap jebak dan kurungan diidentifikasi sampai tinggkat spesies. Indeks keragaman spesies dihitung dengan menggunakan rumus Shannon-Wiener. Lahan Organik menunjukkan populasi dan keragaman spesies laba-laba yang tinggi. Laba-laba yang aktif dipematang memiliki keragaman yang tinggi sedangkan laba-laba yang aktif dipertanaman kaya akan jumlah individunya. Pengamatan selanjutnya dilakukan pada lahan dengan sistem budidaya PHT (pengendalian hama terpadu) dan lahan konvensional sebagai pembanding. Dapat disimpulkan bahwa kekayaan dan keragaman spesies tertinggi terdapat pada lahan PHT. Lahan pada saat bera menggambarkan populasi laba-laba yang tinggi tetapi memiliki keragaman yang rendah. Laba-laba yang dominan pada saat bera ini adalah laba-laba pemburu dari spesies Pardosa pseudoannulata, mendiami pematang dan di dalam petakan sawah (di rumpun padi). Pada saat padi berusia 2 MST, laba-laba yang terjebak nemiliki jumlah yang relatif sedikit. Dan pada saat padi berusia 4 MST, jumlah aba-laba baik dari kekayaan dan keragaman spesies, memiliki nilai yang tinggi. ..dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139511
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository