Pengaruh pemberian sari buah merah (Pandanus conoideus Lam) terhadap mencit yang dikawinkan : gambaran histopatologi organ hati
View/ Open
Date
2006Author
Roza, Suhesti
Setiyono, Agus
Estuningsih, Sri
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sari buah merah (SBM) terhadap perubahan histopatologi organ hati pada mencit (Mus musculus) yang dikawinkan. Penelitian ini menggunakan mencit sebanyak 28 ekor, yang terdiri dari 21 ekor mencit betina dan 7 ekor mencit jantan. Mencit dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol (B) dan kelompok yang diberi SBM (D). Kelompok B terdiri dari 1 kelompok kecil sedangkan kelompok D terdiri dari 6 kelompok kecil, setiap kelompok kecil terdiri dari 4 ekor mencit (1 ekor jantan dan 3 ekor betina). Kelompok D diberi SBM secara oral dengan dosis 0,1 ml untuk setiap pemberian selama 14 hari berturut-turut kemudian dilanjutkan dengan pemberian 3 hari sekali (2 kali pemberian). Pengambilan organ hati dilakukan 14 hari setelah pemberian SBM dihentikan, selanjutnya diproses dengan pewarnaan Haematoksilin-eosin (HE) dan diamati menggunakan mikroskop.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa hepatosit mencit yang diberi SBM mengalami perubahan berupa degenerasi berbutir dan degenerasi lemak yang lebih banyak ditemukan di sekitar vena porta. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian SBM pada mencit dengan dosis 0,1 ml/ekor memberikan gambaran terjadinya degenerasi berbutir dan degenerasi lemak hati pada 14 hari setelah perlakuan dihentikan.
