Model pertumbuhan luas bidang dasar tegakan sengon (Paraserianthes falcataria (L) Nielsen) yang mengalami penjaringan satu kali : Studi kasus pada tegakan sengon di kediri dan haurbentes)
View/ Open
Date
1991Author
Widyarto, Joenoes
Suhendang, Endang
Sumarna, Komar
Metadata
Show full item recordAbstract
Untuk dapat menerapkan asas kelestarian hasil dalam pengusahaan hutan, baik pada hutan tanaman maupun hutan alam, diperlukan informasi tentang gambaran potensi hutan yang akan diusahakan. Salah satu informasi penting untuk keperluan ini adalah pola pertumbuhan tegakan hutan.
Spurr (1952) mengemukakan bahwa di dalam pendugaan pertumbuhan tegakan akan dihadapkan dengan faktor ketidakpastian, sehingga diperlukan beberapa pendekatan untuk mengantisipasi keterbatasan biaya dan waktu. Oleh karena itu diperlukan model yang diperoleh berdasarkan hasil pengukuran beberapa peubah yang diharapkan dapat menggambarkan pola pertumbuhan tersebut.
Collections
- UT - Forest Management [3207]
