View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Animal Science
      • UT - Animal Production Science and Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pemberian metionin dalam ransum yang menggunakan bungkil biji karet terhadap penampilan babi lepas sapih

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (8.034Mb)
      Date
      1989
      Author
      Simbolon, Aria Bela Nusa
      P. H. Siagian
      Satoto, K. Budi
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      BU Bungkil biji karet (Hevea brasiliensis Muell-Arg.) merupakan bahan makanan ternak non-konvensional yang diperoleh dari hasil ikutan industri yang mengekstraksi minyak biji karet. Potensi biji karet atau bungkilnya sebenarnya sangat besar bila dilihat dari luas dan produksi karet di seluruh Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana pemberian metionin dalam ransum yang menggu- nakan bungkil biji karet terhadap penampilan babi lepas sapih. Penelitian dilakukan selama delapan minggu di kandang Laboratorium Ilmu Produksi Ternak Babi, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor. Perlakuan A, B, C dan D yang diberikan adalah taraf pemberian metionin masing-masing sebesar 0, 0.2110, 0.3165 dan 0.4220 persen dengan taraf penggunaan bungkil biji karet sebesar 30 persen dalam ransum babi lepas sapih. Materi ternak yang digunakan dalam penelitian ini ialah 20 ekor babi lepas sapih hasil persilangan dengan rataan bobot awal 15.3 ± 0.8 kg yang berasal dari suatu usaha peternakan babi di Parung, Bogor. Rancangan penelitian yang digunakan ialah rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan. Pengaruh perlakuan A, B, C dan D terhadap konsumsi ransum masing-masing adalah 1 178, 1 120, 1 129 dan 1 307 g dengan rataan 1 209 159 g; pertambahan berat badan 259, 202, 269 dan 274 g dengan rataan 251 ± 57 g; serta efisiensi penggunaan makanan 4.53, 5.73, 6.69 dan 5.05 dengan rataan 5.50 ± 1.00. Pemberian metionin dalam ransum yang menggunakan 30 persen bungkil biji karet tidak memberikan konsumsi ransum, pertambahan berat badan dan efisiensi penggunaan makanan yang baik dibanding ransum tanpa pemberian metionin. Pemberian metionin ini tidak menguntungkan dilihat dari segi ekonomis….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139293
      Collections
      • UT - Animal Production Science and Technology [4044]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository