View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis harga pokok dan penyimpangan biaya produk gula : studi kasus di PG Sei Semayang PT Perkebunan IX Medan, Sumatera Utara

      Thumbnail
      View/Open
      full text (15.55Mb)
      Date
      1989
      Author
      Hendarti, Lilis Dwi
      Bratamihardja, A. Subijo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Praktek lapang ini bertujuan untuk: (1) menelaah struktur biaya dan menghitung harga pokok produk gula dan (2) mengadakan analisis penyimpangan biaya pada setiap bagian atau departemen. Metoda yang digunakan adalah studi kasus dengan mengumpulkan baik data primer maupun data sekunder. Data yang dikumpulkan dianalisis melalui pendekatan akuntansi biaya untuk menyediakan informasi berbentuk laporan biaya dalam menghitung harga pokok dan analisis penyimpangan biaya. Penetapan harga pokok produk merupakan salah satu unsur penting untuk mengetahui tingkat efisiensi perusaha- an pada suatu periode tertentu. Selain itu penetapan harga pokok juga merupakan salah satu pedoman dalam mencapai tujuan perusahaan yaitu memperoleh laba. Untuk menetapkan harga pokok produk dengan metoda departemenisasi, maka ditetapkan (1) departemen bibit; (2) departemen tanaman, tebang dan angkut; (3) departemen pengolahan dan (4) departemen pengemasan dan pengangkutan gula sebagai departemen produksi dan departemen umum tatausaha sebagai departemen pembantu. Penentuan harga pokok produk gula dilakukan melalui pendistribusian biaya tidak langsung bergabung ke seluruh. departemen. Setelah itu dilakukan pengalokasian biaya dari departemen pembantu ke departemen produksi berdasarkan alokasi tertentu. Selanjutnya untuk mendapatkan harga pokok produk akhir, biaya suatu departemen produksi dibebankan pada departemen produksi berikutnya sesuai dengan proses produksi yang dilalui. Harga pokok produk dihitung berdasarkan metoda kalkulasi bagi, yaitu perhitungan harga pokok pesatuan produk dengan cara membagi semua biaya produksi dalam periode. tertentu dengan jumlah satuan produk yang dihasilkan dalam periode yang sama. Hasil analisis harga pokok, menujukkan bahwa harga pokok pada departemen bibit masih tinggi yang berarti pemakaian biaya pada departemen tersebut belum efisien. Pada departemen tanaman, tebang dan angkut dan departemen pengolahan, harga pokok telah dapat ditekan yang menujukkan pemakaian biaya pada departemen tersebut telah efisien. Sedangkan pada departemen pengemasan dan pengangkutan gula pemakaian biaya realisasi sama dengan biaya anggaran…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139273
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository