View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengklasifikasian secara teknik latosol dan podsolik dari jawa barat berdasarkan koefisien jerapah fosfat dan hubungannya dengan beberapa ciri tanah

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (11.42Mb)
      Date
      1989
      Author
      Hanurawan, Hery
      Sudarsono
      Makarim, A. Karim
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini ialah melakukan pengklasifikasi- an secara teknik terhadap Latosol dan Podsolik dari Jawa Barat ke dalam tiga kelas utama, yaitu rendah, sedang dan tinggi berdasarkan nilai Koefisien Jerapan P (KJP) dan mempelajari hubungan antara Koefisien Jerapan P (KJP) dan Isoterm Jerapan P (IJP) terhadap beberapa ciri tanah. Contoh tanah yang digunakan berasal dari 28 lokasi yang tersebar di 12 kabupaten di Jawa Barat. Contoh tanah di- ambil secara komposit pada dua kedalaman, yaitu 0-20 cm dan 20-40 cm. Berdasarkan sebaran normal Koefisien Jerapan P (KJP) diperoleh batas antar kelas pada dua kedalaman. Untuk ke- dalaman 0-20 cm batas-batas tersebut adalah : KJP kurang dari 766 mg P/100 g tergolong rendah, KJP antara 766. dan 996 mg P/100 g tergolong sedang, dan KJP lebih besar dari 996 mg P/100 g tergolong tinggi. Untuk kedalaman 20-40 cm batas-batas tersebut menjadi : KJP kurang dari 817 mg P per 100 g tergolong rendah, KJP antara 817 dan 1091 mg P per 100 g tergolong sedang, dan KJP lebih besar dari 1091 mg P/100 g tergolong tinggi. Dengan sistem pengklasan tersebut diperoleh 3 lokasi tergolong rendah, 16 lokasi ter- golong sedang, dan 4 lokasi tergolong tinggi pada kedalam- an 0-20 cm. Di mana 5 lokasi lainnya mengalami missing. Sedangkan untuk kedalaman 20-40 cm diperoleh 3 lokasi ter- golong rendah, 14 lokasi tergolong sedang, dan 6 lokasi tergolong tinggi. Di mana 5 lokasi lainnya mengalami miss- ing. Dengan analisa eliminasi regresi backward (langkah mundur) diketahui ciri-ciri tanah yang mempengaruhi nilai jerapan fosfat, yaitu tekstur, N-total, Uji bray 2 dan ol- sen, kation-kation dapat ditukar, bentuk Fe-amorf, Al ter- ekstrak, KTK, dan KB….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139269
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository