Pengaruh pemberian tingkat interaksi kota-desa terhadap prilaku partisipasi masyarakat desa dalam program pembangunan pedesaan : studi kasus di Desa Cirawa Mekar kecamatan Cipatat dan Desa Pada Asih kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung, Propinsi Jawa Barat
View/ Open
Date
1991Author
Durahman, Asep
Sanim, Bunasor
Utomo, Bambang S.
Metadata
Show full item recordAbstract
Pembangunan di Indonesia, sebagaimana pembangunan di negara berkembang lain, masih dilanda masalah-masalah yang serius di bidang pemilikan lahan, masalah gizi dan kesehatan, masalah distribusi pendapatan yang tidak merata, dan masalah ketenagakerjaan. (Siregar, 1988).
Pemerintah Indonesia dalam melaksanakan pembangunan mengalami keterbatasan. Keterbatasan ini semakin meningkat setelah minyak bumi tidak dapat dijadikan satu-satunya. tumpuan dalam pembangunan.
Menyadari kenyataan di atas, pemerintah mengembangkan. konsep partisipasi secara luas dalam pembangunan nasional, terutama dalam pengembangan daerah pedesaan, sehingga pada Repelita kelima ini pemerintah tidak hanya mengkonsentrasikan pembangunan di daerah perkotaan. Pelaksanaan pembangunan perkotaan dan pedesaan ini telah memberi peluang yang besar untuk meningkatnya interaksi kota-desa.
Interaksi kota-desa ini sangat berpengaruh terhadap sistem sosial desa, dan salah satu sub sistem sosial desa adalah prilaku partisipasi masyarakat dalam program pembangunan pedesaan...
