View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Uji elisa (enzyme-linked immunosorbent assay) untuk menditeksi antibodi trypanosoma evansi pada sapi

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (6.057Mb)
      Date
      1989
      Author
      Nurlaela, Lela
      Soekardono, Soeprapto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Trypanosoma evansi adalah salah satu parasit darah yang dapat menyebabkan trypanosomiasis yang disebut surra. T. evansi termasuk kelompok Salivaria, yaitu trypanosoma yang mengalami perkembangan bentuk infektif dalam kelenjar air liur vektor dan menginfeksi induk semang baru melalui gigitan. Tetapi T. evansi, infektif tanpa mengalami perubahan bentuk. T. evansi adalah parasit darah pada vertebrata yang berbentuk kumparan dan langsing, runcing pada ujung anterior dan tumpul pada ujung posteriornya. Kerugian karena surra berupa penurunan berat badan yang drastis, keguguran, gangguan pertumbuhan, penurunan produksi susu, tidak dapat dikerjakan dan dapat menyebabkan kematian. Masa inkubasi surra pada sapi adalah 7 - 13 hari. Infeksi pada sapi biasanya berjalan kronis dan tidak ter- lihat gejala klinis. Sapi penderita surra kronis dengan makanan dan perawatan yang baik, mungkin tidak menimbulkan gejala klinis. Tetapi bila persediaan makanan menurun atau bila sapi bekerja keras maka penyakit menjadi akut dan gejala klinis bisa terlihat. Diagnosa secara mikroskopik dari preparat natif atau preparat yang diwarnai dirasakan tidak begitu baik, karena pada sapi sering terlihat masa negatif yang panjang. Ke- mudian untuk meneguhkan diagnosa dipakai hewan percobaan. Cara ini memakan waktu yang tidak sebentar sesuai dengan masa inkubasi surra pada hewan percobaan. Adanya hambatan dan kesulitan didalam mengisolasi parasit dari darah me nyebabkan berkembangnya beberapa uji secara kimiawi dan secara serologik untuk mendeteksi adanya infeksi secara tidak langsung. Uji kimiawi berdasarkan peningkatan gamma dan beta globulin dalam serum hewan terinfeksi dan merupakan uji yang tidak spesifik untuk penyakit surra. Beberapa uji serologik untuk mendiagnosa surra telah banyak dilakukan. Uji-uji tersebut antara lain adalah Agglutination Test, Indirect Haemagglutination Test, Pre- cipitation Test, Complement Fixation Test, Indirect Fluo- rescent Antibody Technique dan Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA)…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139093
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository