View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Rabies Pada Hewan dan Pencegahannya di Indonesia

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (5.128Mb)
      Date
      1987
      Author
      Satriadi
      Siregar, Abdul Gani Amri
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Rabies adalah penyakit menular yang akut dari susun- an syaraf pusat disebabkan oleh virus rabies yang dapat menyerang hewan berdarah panas (Hardjosworo, 1977). Rabies menyebabkan bahaya dan kerugian yang besar, sehingga memerlukan usaha pencegahan timbulnya penyakit tersebut. Pencegahan yang baik dan berkesinambungan akan mendapatkan harapan terbebasnya suatu wilayah terhadap penyakit rabies. Virus rabies dapat ditemukan pada jaringan syaraf dan sekresi kelenjar saliva hewan penderita (Belschner, 1974). Rabies yang ada di alam ditularkan oleh carnivora lewat gigitan. Semua hewan berdarah panas peka terhadap infeksi rabies (Tierkel, 1964). Menurut Keep (1982), Gejala klinis dari penyakit rabies dapat dibagi dalam tiga stadium atau fase yaitu stadium prodormal, stadium exitasi dan stadium paralitik. Dari ketiga fase ini, setelah melampaui fase prodormal akan didapatkan dua bentuk gejala, yaitu bentuk ganas (furious rabies) dan bentuk diam/dungu (dumb rabies). Diagnosa rabies memerlukan pemeriksaan riwayat hewan, tanda-tanda klinis, gambaran anatomis dan histo- phatologis serta pemeriksaan dari bahan/ specimen secara laboratorium. Pencegahan penyakit rabies pada hewan meliputi tindakan atau usaha untuk mencegah timbulnya penyakit rabies di suatu daerah, misalnya methode internal yang dilakukan terhadap vektor dan reservoir, dan usaha untuk mencegah meluasnya penyakit rabies dari suatu daerah ke daerah lain, misalnya dengan methode external yang dilakukan terhadap hewan-hewan yang berasal dari luar pembatasan….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/139057
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository