Persistensi NPV Spodoptera exigua di tanah dan tanaman bawang daun ( Allium fistulosum. Linn ) di Cikabayan, Bogor
Abstract
Penelitian dilakukan di Laboratorium Patologi Serangga, Departemen Hama dan Penyakit Tumbuhan dan Kebun Percobaan Cikabayan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor yang berlangsung dari bulan Februari sampai dengan Juli 2003.
Konsentrasi PIBs dalam suspensi dihitung dengan menggunakan hemasitometer Burker. Setelah dilakukan penghitungan dibawah mikroskop cahaya maka didapat konsentrasi virus sebesar 3,85x10 PIBs/ml. Lahan yang digunakan sebanyak lima petak dengan ukuran 1x1 m² per petak di Kebun Percobaan Cikabayan. Bibit bawang daun ditanam dengan jarak tanam 10x20 cm. Aplikasi dilakukan dengan penyemprotan suspensi virus ke tanaman.
Perlakuan dilakukan pada hari ke-0, ke-1, ke-3, ke-5, dan ke-7 setelah penyemprotan. Sedangkan untuk pembanding perlakuan di lapang maka bawang daun yang ditanam di dalam polibag dicelupkan ke dalam suspensi virus dengan konsentrasi 3,85x109 PIBs/ml. Untuk mengetahui keberadaan virus di tanah maka dilakukan ekstraksi tanah pada 5 dan 9 hsa. Sebelum penyemprotan dilakukan terlebih dahulu dilakukan ekstraksi tanah awal untuk mengetahui keberadaan virus di tanah. Sedangkan untuk pembanding perlakuan ekstraksi tanah, sama dengan pembanding perlakuan di lapang. Untuk perlakuan dan pembanding diperlukan kontrol sebagai koreksi, selanjutnya dilakukan pengamatan mortalitas larva setiap hari selama tujuh hari pengamatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampai perlakuan hari ke-3 (72 jam setelah aplikasi) pada tanaman bawang daun, SeNPV masih persisten walaupun terjadi penurunan keefektifan. Pada perlakuan ekstraksi tanah I, polihedra SeNPV masih aktif sehingga tingkat mortalitas larva masih cukup tinggi Sedangkan pada ekstraksi tanah II, mortalitas larva sudah rendah karena keefektifan polihedra SeNPV sudah sangat menurun.
Dari perlakuan SeNPV pada tanaman bawang daun, diperoleh LT50 yang semakin meningkat seiring dengan semakin rendahnya tingkat mortalitas larva. Hal ini dipengaruhi oleh semakin lamanya penjemuran SeNPV pada bawang daun di lapang. Sedangkan LT50 pada pembanding dicapai pada waktu yang hampir bersamaan yaitu antara 2-3 hari dan dalam waktu yang cukup singkat. Hal ini terjadi karena NPV tidak mengalami degradasi oleh sinar matahari seperti di lapangan, sehingga patogenesitasnya tetap tinggi.
Collections
- UT - Plant Protection [2517]
