View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh waktu inokulasi virus penyebab penyakit kuning terhadap beberapa fase pertumbuhan tanaman Kaboca ( Cucurbita maxima Duch. )

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (7.315Mb)
      Date
      2004
      Author
      Tualeka, Fatma
      Nurhayati, Endang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kaboca (Cucurbita Maxima Duch.) merupakan tanaman yang berasal dari Jepang dan banyak diusahakan petani di Daerah Puncak, Cipanas, Jawa Barat. Tanaman ini jika dilihat dari segi ekonomi, memiliki prospek yang sangat baik dimasa depan sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu komoditi ekspor yang dapat meningkatkan pendapatan petani. Tanaman kaboca dapat terserang oleh beberapa jenis virus penyebab penyakit kuning yaitu, water melon mosaic virus-1 (WMV-1), water melon mosaic-2 (WMV-2), zucchini yellow mosaic virus (ZYMV), tobacco ringspot virus (TRSV) dan papaya ringspot virus-W (PRSV- W). Virus-virus ini menyebabkan kehilangan hasil karena pertumbuhan tanaman terhambat Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu inokulasi virus-virus penyebab penyakit kuning pada tanaman kaboca terhadap pertumbuhan tanaman kaboca. Penularan virus pada tanaman perlakuan dilakukan secara mekanik dengan sap tanaman sakit. Tanaman yang digunakan dalam perlakuan yaitu tanaman kaboca yang berumur 7, 14, 21, dan 28 hari setelah tanam. Uji serologi yang dilakukan dengan ELISA tidak langsung dengan menggunakan antiserum ZYMV dan PRSV-W, mengetahui keberadaan virus-virus pada tanaman kaboca. untuk Tanaman kaboca dari lapang terinfeksi ZYMV dan PRSV-W. Semua tanaman yang diinokulasi virus-virus tersebut memperlihatkan gejala mosaik sistemik dengan masa inkubasi semakin bertambah sesuai dengan peningkatan umur tanaman. Persentase penurunan tinggi tanaman terus mengecil sesuai dengan semakin tua umur tanaman, demikian juga berat basah dan berat kering. Penghambatan pertumbuhan terlihat pada tanaman yang diinokulasi virus-virus tersebut pada umur 7 dan 14 hari setelah tanam (hst), walaupun konsentrasi virus pada semua umur tanaman relatif sama.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138983
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository