Seleksi teknologi penangkapan ikan yang dapat dikembangkan di cilacap jawa tengah
View/ Open
Date
1987Author
Nurani, Tri Wiji
Adiwilaga, Enan M
Monintaja, Daniel R
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian bertujuan untuk mengetahui keadaan umum penangkapan ikan di Cilacap, mempelajari teknik penilaian dengan cara skoring dan membuat urutan prioritas unit penangkapan ikan yang dapat dikembangkan di Cilacap berdasarkan analisa aspek biologi, sosial, teknis dan ekonomi.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survai, data diperoleh dari nelayan dan instansi-instansi yang berkaitan dengan materi penelitian. Analisa dilakukan melalui penilaian aspek biologi, sosial, teknis dan ekonomi dengan cara skoring. Nilai tukar digunakan untuk memperoleh nilai yang mempunyai standar sama, sehingga skoring lebih mudah dilakukan.
Potensi lestari sumberdaya perikanan laut di Kabupaten Cilacap diperkirakan sebesar 15.921 ton/tahun. Produksi penangkapan tahun 1986 berjumlah 9.330,5 ton, potensi yang masih dapat dimanfaatkan 6.590,5 ton/tahun atau 41,4%.
Kegiatan penangkapan dilakukan dengan menggunakan perahu jukung bermesin, motor outboard serta motor inboard. Alat tangkap yang dioperasikan meliputi jaring insang dasar, jaring insang hanyut, payang, arad, pancing dan trammel net.
Produksi hasil penangkapan berupa ikan dan udang, yang merupakan sumber protein hewani untuk konsumsi lokal, dipasarkan ke luar kota dan untuk komoditi ekspor. Produksi ini dihasilkan oleh sebagian penduduk Kabupaten Cilacap, yang bermata pencaharian sebagai nelayan dan merupakan ma- ta pencaharian utamanya.
Secara biologi, unit penangkapan yang dapat dikembangkan yaitu payang, jaring insang dasar dan jaring insang hanyut. Dari aspek sosial trammel net jalur II baik untuk dikembangkan. Penilaian aspek teknis, trammel net jalur III baik untuk dikembangkan. Secara ekonomi, trammel net jalur III baik untuk dikembangkan.
Penilaian terhadap aspek biologi, sosial, teknis dan ekonomi, menghasilkan urutan prioritas unit-unit penangkapan yang dianalisa yaitu trammel net jalur III urutan prioritas pertama untuk dikembangkan, payang kedua, arad ketiga, trammel net jalur II keempat, jaring insang dasar kelima dan jaring insang hanyut pada urutan prioritas keenam….
