View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengamatan Hama Pada Tanaman Kapulaga (Elettaria cardamomum Maton) Di Desa Sukabungah dan Cibanggala Kemantrenan Cempaka Mulya Kabupaten Cianjur

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (4.997Mb)
      Date
      1988
      Author
      Buchari, Beatryx Chrisna
      Manuwoto, Syafrida
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan survei adalah menginventarisasi serangga hama pada tanaman kapulaga sabrang di desa Sukabungah dan Cibanggala serta mengetahui intensitas serangan dan luas serangan serangga hama yang paling banyak dijumpai. Kedua desa tersebut diatas terletak di Kemantren Campaka Mulya, Kabupaten Cianjur, Propinsi Jawa Barat. Pengamatan dilaksanakan mulai akhir Juli sampai awal September 1986. Dari ke dua desa dipilih 10 petani contoh, yaitu 5 petani yang memiliki pertanaman kapulaga dengan naungan jeunjing (Albizzia sp.) dan 5 petani yang memiliki pertanaman kapulaga dengan naungan pisang (Musa paradisiaca L.). Dari masing-masing petani diambil satu petak, dan dari tiap-tiap petak diambil secara acak 10 rumpun tanaman contoh. Pengamatan dilakukan tiga kali, selang 2 minggu. Dijumpai lima jenis hama pada pertanaman kapulaga sabrang, tiga hama pada daun dan dua hama pada batang. Hama pada daun adalah kutu perisai (Homoptera: Diaspididae), ulat penggulung daun (Lepidoptera: Hesperidae) dan Ceratovacuna sp. (Homoptera: Aphididae). Hama pada batang yaitu, penggerek pangkal batang (Coleoptera: Curculionidae) dan penggerek batang (Coleoptera: Scolytidae). Kutu perisai merupakan hama yang paling banyak dijumpai pada setiap petak pengamatan. Luas serangan dan intensitas serangannya meningkat selama tiga periode pengamatan. Intensitas serangan kutu perisai pada naungan pisang pada periode pengamatan I, II dan III masing-masing adalah 19%, 23% dan 26%. Sedangkan pada naungan jeunjing masing-masing adalah 16%, 24% dan 27%. Luas serangan kutu perisai pada naungan pisang dan jeunjing pada periode pengamatan I, II dan III adalah sana yaitu masing-masing 100%. Luas serangan ulat penggulung daun pada naungan pisang pada periode pengamatan I, II dan III masing-masing adalah 66%, 72% dan 78%. Cara bercocok tanan dan pemeliharaan yang kurang baik dapat meningkatkan populasi hama dan kerusakan yang diakibatkannya….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138796
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository