Aplikasi transfer embrio pada hewan ternak dan sebagai metoda bantu dalam penelitian biologi
View/ Open
Date
1989Author
Sulistiawati, Sri
Supriatna, Iman
Setiadi, M. Agus
Metadata
Show full item recordAbstract
Teknik Transfer Embrio (TE) dengan superovulasi pada donor dapat meningkatkan nilai reproduksi hewan ternak betina. Aplikasi yang paling besar didapatkan pada peternak- an, secara luas pada bidang komersial dan membantu dalam penelitian biologi.
Aplikasi di bidang komersial terutama menyangkut masalah pemanfaatan ternak unggul untuk memperbaiki keturunan, yaitu pada sapi perah dan sapi pedaging, menciptakan sapi dwi-guna serta memperbanyak jumlah keturunan atau anak dari tiap kelahiran melalui metoda kebuntingan kembar. Selain itu pembekuan embrio juga sangat menunjang bidang komersial ini.
Aplikasi di bidang penelitian meliputi bidang repro- duksi yang antara lain mempelajari perkembangan embrio, proses kebuntingan dan kelahiran. Pengaruh maternal dapat juga diketahui melalui penelitian. Pengembangan yang akan datang di bidang penelitian melihat kemingkinan Fertilisa- si In Vitro (FIV), pemisahan jenis kelamin, kloning dan kimera.
Dari seluruh embrio yang terkoleksi per donor pada setiap pembilasan 30- 40% merupakan embrio yang tidak dapat ditransfer. Jumlah anak yang dihasilkan tiap donor per flushing adalah 3 - 4 ekor.
Superovulasi merupakan hal utama yang mempengaruhi keberhasilan TE. Hormon Pregnant Mare Serum Gonadotropin (PMSG) dan Follicle Stimilating Hormon (FSH) masing-masing telah terbukti dapat menimbulkan superovulasi dan hormon Prostaglandin (PG) digunakan untuk sinkronisasi berahi an- tara donor dan resipien…dst
