View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh kadar air, kondisi simpan dan periode simpan terhadap viabilitas benih shorea pinaga scheff

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (18.97Mb)
      Date
      1990
      Author
      Kurnia, Dadi
      Parisy, Salman
      Utomo, Dayanto Indro
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari alternatif kombinasi kadar air dan kondisi ruang simpan yang terbaik, sehingga benih Shorea pinanga Scheff dapat disimpan dalam waktu yang lama dengan viabilitas tetap tinggi. Penelitian dilaksanakan di laboratorium dan. persemaian Balai Teknologi Perbenihan Bogor. Uji coba ini mempergunakan rancangan acak lengkap dengan pola faktorial, yang terdiri dari dua faktor kadar air, yaitu kadar air 50 60 % dan kadar air 40 50 %. Tiga perlakuan kondisi simpan, yaitu kondisi ruang simpan lembab dingin (10-15 °C, RH 90-95 %), ruang simpan kering sejuk (20-22 °C, RH 60 %) dan ruang simpan lembab panas (25-28 °C, RH 80 %), sedangkan periode simpan terdiri dari empat perlakuan yaitu tanpa penyimpanan (nol minggu), tiga minggu, enam minggu dan sembilan minggu. Pengujian dilakukan terhadap daya berkecambah, berkecambah, nilai perkecambahan Kecepatan berkecambah, dan kadar air. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa faktor periode simpan mempengaruhi daya berkecambah, kecepatan nilai perkecambahan dan kadar air benih Faktor kadar air mempengaruhi daya berkecambah, nilai perkecambahan dan kadar air benih, sedangkan factor kondisi simpan hanya berpengaruh nyata terhadap kecepatan berkecambah. Benih Tengkawang dengan kadar air 50-60 % yang disimpan pada ruang simpan kering sejuk memberikan hasil perkecambahan yang lebih tinggi dari berbagai faktor lainnya. Pada keadaan demikian viabilitas benih dapat dipertahankan sampai penyimpanan enam minggu. Benih yang disimpan pada ruang simpan lembab dingin dan ruang simpan lembab panas, baik yang berkadar air 50 60 % dan kadar air 40 50 %, viabilitasnya hanya bertahan sampai tiga minggu penyimpanan. Lebih dari waktu tersebut benih tidak mampu berkecambah lagi….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138531
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository