Evaluasi perubahan perilaku dan keragaan dinamika kelompok petani peserta program pengembangan wilayah lahan kering pertanian terpadu : studi kasus di Desa Datarnangka, kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi
View/ Open
Date
1991Author
Yahya, Muhammad Yamin
Hubeis, Aida Vitayala S.
Metadata
Show full item recordAbstract
Dalam lahan program yang dilaksanakan IPB ini diterapkan pengangonan milik desa seluas 30 hektar. pada Lahan ini didistribusikan kepada petani peserta untuk diusahakan. Pendistribusian lahan ini berdasarkan pada domisili (tempat tinggal). Petani peserta yang bertempat tinggal berdekatan dikelompokkan pada lahan usahatani yang berdekatan pula.
Inovasi yang diintroduksikan dalam program pengembangan wilayah lahan kering ini bersifat langsung operasional. Artinya, petugas lapangan IPB mengintroduksikan inovasi kepada petani peserta dan langsung diterapkan oleh mereka pada lahan usahatani yang telah distribusikan.
Rekayasa kelembagaan dan pengintroduksian inovasi secara langsung dan operasional mampu mengubah perilaku petani peserta program dan memberikan hasil yang cukup memuaskan. Keberhasilan ini diindikasikan oleh adanya perubahan pada aspek pengetahuan, aspek sikap, dan aspek keterampilan petani peserta program.
Indikator keberhasilan program dapat dilihat dari meningkatnya pengetahuan petani peserta tentang budidaya tanaman pangan, misalnya pengetahuan tentang jenis-jenis pupuk, obat-obatan pengendalian hama dan penyakit tanaman, dan lain sebagainya...
