View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kemungkinan pembentukan barang modal petani usahatani padi peserta program intensifikasi supra insus : studi kasus di WKPP Pakuhaji, WKBPP Sepatan, Kabupaten Tangerang, Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      full text (14.26Mb)
      Date
      1989
      Author
      Susetya
      Zen, Noerdin N
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan dari Penelitian ini adalah : (1) mengetahui kemampuan petani program intensifikasi Supra Insus dalam membentuk barang modal, (2) Mengetahui faktor-faktor produksi yang berpengaruh terhadap produksi padi Mengetahui keragaan biaya dan Menentukan faktor-faktor yang (2) penerimaan usahatani, (3) mempengaruhi pengeluaran rumah tangga dan pengeluaran untuk proses produksi usahatani serta kontribusinya terhadap pembentukan barang modal. Penelitian ini merupakan studi kasus di WKPP Pakuhaji, Kecamatan Sepatan. Adapun tolok ukur didasarkan atas keragaan penggunaan produksi, st5ruktur biaya yang digunakan faktor-faktor dan penerimaan usahatani, tingkat pengeluaran rumah tangga serta kecenderungan pembentukan modal. Analisa yang digunakan meliputi analisa tabulasi, analisa fungsi produksi, analisa fungsi konsumsi usahatani dan analisa pendapatan usahatani. Tingkat produktivitas lahan usahatani yang atas penguasaan didasarkan lahan, yaitu petani dengan penguasaan lahan <0.50 hektar dan petani dengan penguasaan lahan >0.50 hektar, menunjukkan petani berlahan. <0.50 hektar mempunyai tingkat produktivitas yang lebih tinggi. Petani dengan luas lahan <0.50 hektar juga menggunakan sarana rata-rata lebih banyak dari petani berlahan hektar kecuali pada penggunaan ZPT. Apabila 20.50 dibandingkan dengan penggunaan sarana produksi berdasarkan rekomendasi dari pemerintah, ternyata hanya penggunaan pupuk Urea dan TSP oleh petani berlahan yang <0.50 hektar sesuai dengan rekomendasi...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138252
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository