Kajian pelaksanaan sistem sub-kontrak pada industri rotan tegal wangi
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari bentuk dan pelaksanaan sistim sub-kontrak pada industri rotan Tegalwangi, mempelajari faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangannya. Mempelajari manfaat apa yang diperoleh sub-kontraktor, serta menganalisa distribusi profit margin yang diterima oleh masing-masing lembaga (sub-kontrak).
Larangan ekspor bahan baku dan barang setengah jadi mampu memdorong berkembangnya industri barang jadi rotan di dalam negeri, termasuk industri rotan Tegalwangi. kitar 60% pengusaha besar dan sedang contoh, 47 Se- in- % dustri rumah tangga dan industri kecil contoh memulai usa- hanya kurang dari 5 tahun.
Order yang melebihi kapasitas produksi perusahaan. be- sar dan sedang, pasar internasional yang semakin terbuka dan meningkatnya jumlah tenaga ahli yang membuka usaha sendiri dan mutu produk yang dihasilkan merupakan faktor- faktor yang mendorong berkembangnya industri kecil dan ru- mah tangga sejalan dengan industri besar dan sedang, me- lalui sistim sub-kontrak.
Order yang melebihi kapasitas produksi, adanya biaya produksi yang lebih rendah pada sub-kontraktor serta ala- san sosial lainnya seperti tidak enak menolak permintaan tetangga atau perasaan kasihan terhadap saudara atau kera- bat yang tidak mempunyai order adalah faktor-faktor yang mendorong semakin panjangnya rantai sub-kontrak yang terjadi.
Sistim sub-kontrak adalah suatu bentuk kerjasama an- tara perusahaan besar dengan industri kecil dan rumah tangga guna memproduksi suatu komponen atau produk secara utuh untuk diselesaikan atau dijual langsung kepada kon- sumen. Pihak kontraktor (perusahaan besar) menyediakan biaya produksi bagi sub-kontraknya…dst
