View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Tinjauan tingkat kematangan tanah kandungan C organik dan KTK pada tanah gambut Sumatera

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (4.964Mb)
      Date
      1995
      Author
      Adityawarman, Bondan Prahasta
      Abdullah, Tatat S.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Dengan semakin pesatnya pembangunan, kebutuhan akan lahan pertanian juga semakin meningkat. Pembukaan lahan-lahan pertanian baru sekarang ini banyak dilakukan, diantaranya adalah pembukaan lahan gambut. Kendala dari la- han gambut salah satunya adalah tingkat kesuburan dari lahan tersebut. Tingkat kesuburan tanah gambut ditentukan oleh tingkat kematangan dan susunan kimia bahan organik penyusunnya. Tingkat kematangan tanah gambut ditentukan oleh tingkat dekomposisi bahan organik yang dikandungnya. Berdasarkan tingkat kematangan bahan organiknya tanah gambut dibedakan menjadi tiga, yaitu fibrik, hemik dan saprik. Dalam survai tanah dikenal dua cara penentuan tingkat dekomposisi bahan organik, yang pertama berdasarkan kriteria pengelompokan tingkat dekomposisi bahan organik di lapangan (Soil Survey Staff, 1975) dan yang kedua berdasarkan hasil pengujian laboratorium (Lynn, McKinzie dan Grossman, 1974). Penentuan tingkat dekomposisi bahan organik di lapangan, berdasarkan kadar serat yang tahan dihancurkan atau serat yang tertinggal di dalam tangan. Hal ini merupakan cara penentuan secara cepat, sehingga dibutuhkan pengalaman dan ketelitian yang cukup tinggi. Untuk interpretasi yang lebih tepat, biasanya tingkat dekomposisi bahan organik ini juga ditetapkan melalui pengujian di laboratorium. Hasil analisis di laboratorium sangat diperlukan untuk membedakan tanah-tanah yang telah mengalami pelapukan lanjut dengan tanah-tanah yang relatif belum terlapuk...dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138207
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository