Pengaruh penggunaan mulsa dan pengolahan tanah terhadap beberapa sifat fisik tanah dan laju infiltrasi pada latosol coklat kemerahan darmaga : Suatu studi pada pertanaman kacang tanah
Abstract
BUnive Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh tingkat penutupan mulsa dan pengolahan tanah terhadap sifat-sifat fisik tanah dan laju infiltrasi pada per- tanaman kacang tanah.
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Konservasi Tanah Darmaga dan di Laboratorium Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Penutupan mulsa yang dicobakan adalah 0, 30, 60, 90% penutupan, sedangkan pengolahan tanah yang diterap- kan adalah pengolahan tanah minimum (hanya dicangkul sekali) dan tanpa diolah.
Tanaman indikator yang digunakan adalah tanaman kacang tanah (Arachis hypogeae) varietas Pelanduk.
Sifat fisik yang diamati antara lain: bobot isi, pori drainase, air tersedia dan permeabilitas tanah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penutupan mulsa belum berpengaruh nyata dalam memperbaiki sifat fisik tanah seperti: bobot isi, permeabilitas, pori drainase dan air tersedia. Hal ini disebabkan karena jumlah mulsa jerami yang diberikan dan waktu yang relatif singkat tidak memungkinkan jerami terdekomposisi dengan sempurna. Disamping itu sifat fisik tanah yang relatif sudah baik pada lokasi penelitian merupakan salah satu faktor yang menyebabkan sulitnya untuk memperbaikinya lagi.
milik IP Pengolahan tanah minimum memberikan pengaruh yang nyata dalam meningkatkan pori drainase dan permeabilitas tanah dibandingkan dengan tanpa olah, tetapi belum mem- berikan pengaruh yang nyata dalam menurunkan bobot isi tanah dan dalam meningkatkan air tersedia. Namun demikian pengolahan tanah minimum cenderung menurunkan bobot isi tanah dan meningkatkan air tersedia dibandingkan dengan tanpa olah…dst
