View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Forest Management
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Kultur jaringan mahoni (Swietenia macrophylla King) : induksi kalus proembrional dan kultur meristem

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (21.85Mb)
      Date
      1990
      Author
      Nefrita, Prima Riana
      Umboh, M. Irene J.
      Djamhuri, Edje
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan Penelitian adalah (1) Untuk mendapatkan medium yang cocok dalam pembentukan kalus yang dapat menghasilkan sel-sel embrioid yang berasal dari buah setengah matang macrophylla; (2) Mencari medium yang sesuai untuk merang sang perbanyakan tunas baru yang berasal dari bagian meristem рисик S. macrophylla. Dua macam penelitian telah dilakukan. di Laboratorium Kultur jaringan Tropical Forest Biology ProgramBIOTROP selama 7 bulan. Metode Penelitian I menggunakan dua tahap yaitu tahap induksi kalus proembrional dengan menggunakan rancangan faktorial tersarang 4 faktor. Faktor A adalah jenis sitokinin kinetin (kinetin dan BAP). Faktor G adalah konsentrasi jenis sitokinin dengan 4 taraf (0, 0.5, 1, mg/1). Faktor B adalah konsentrasi auksin 2,4-D dengan 2 4 taraf (0, 1, 3, 5 mg/1). Faktor C adalah konsentrasi mio- inositol dengan 2 taraf (100, 500 mg/1). Untuk analisis data digunakan analisis statistik nonparametrik uji Kruskal-Wallis. Tahap kedua adalah tahap perkembangan kalus proembrional, menggunakan dua jenis media yaitu (1) Medium dasar MS tanpa zat pengatur tumbuh; (2) Medium MS + 0.05 mg/1 dari masing-masing jenis sitokinin pada tahap induksi + 0.5 mg/1 2,4-D. Metode Penelitian II terdiri dari tiga tahap yaitu: (1) Tahap adaptasi, seluruh eksplan (meristem) ditanam dalam medium MS minimal (tanpa zat pengatur tumbuh); (2) Tahap induksi tunas, menggunakan rancangan faktorial 4 x 4. Faktor A adalah konsentrasi NAA terdiri dari 4 taraf (0, 0.01, 0.02, 0.05 mg/1). Faktor B adalah konsentrasi BAP terdiri dari 4 taraf (0, 0.5, 1, mg/1). 2 Untuk analisa data digunakan statistik nonparametrik uji Kruskal-Wallis; tunas baru, tunas-tunas yang terbentuk (3) Tahap perkembangan pada tahap induksi disubkulturkan ke dalam medium dasar MS tanpa zat pengatur tumbuh…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138166
      Collections
      • UT - Forest Management [3207]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository