View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis finansial pembibitan, perkebunan dan pengolahan "sriping" sukun : studi kasus di kelurahan Tritih Kulon, Kec, Cilacap Utara, Kab, Cilacap, Jawa Tengah

      Thumbnail
      View/Open
      full text (4.249Mb)
      Date
      1991
      Author
      Ratomo, Unggul Tri
      Sinaga, Rudolf S
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Makanan pokok rakyat Indonesia adalah beras. Tahun 1984 Indonesia baru dapat berswasembada beras. Untuk mempertahankan swasemabada ini perlu menganeka ragamkan pangan sumber karbohidrat. Salah satu bahan pangan yang cocok untuk diversifikasi pangan ini adalah sukun. Karena mempunyai nilai gizi yang cukup tinggi dan masa berbuahnya bertepatan dengan saat padi belum dipanen. Kabupaten Cilacap mulai mengembangkan tahun 1985. Pengembangan ini menimbulkan sukun sejak usaha-usaha baru, seperti munculnya penangkar-penangkar bibit dan industri pegolahan sukun. Sebagai komoditas yang baru dikembangkan belum banyak penelitian-penelitian mengenai aspek finansial baik usaha pembibitan, perkebunan sukun maupun pengolahan hasil. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen biaya terbesar dalam pembibitan sukun adalah tenaga kerja (49.30 %), sarana produksi (39.64 %) dan biaya tak langsung (11.05 %). Pendapatan usahatani keluarga Rp. 228 539 dan R/C rasio 5.05. Sedangkan pendapatan sebagai pengelola Rp. 186 309 dan R/C rasio 2.89. Bila biaya naik 43.41% (harga pohon induk untuk diambil akarnya naik dari Rp. 15 500 menjadi Rp 40 000), maka pendapatan keluarga menjadi Rp. 204 039 dan R/C rasio 3.52. Ini berarti usaha pembibitan sukun masih layak untuk dilakukan. Untuk pemasaran bibit sukun struktur pasarnya mendekati bersaing sempurna dan dari analisis marjin menunjukkan bahwa semakin pendek saluran pemasaran marjin pemasaran maka semakin kecil dan pendapaaan petani semakin besar...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/138130
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository