View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh cacing tanah (Pheretima sp.) bahan organik dan pemadatan terhadap sifat fisik latosol (Oxic dystropept) Darmaga dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L. Merr)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (9.870Mb)
      Date
      1996
      Author
      Suwitri, Ida Ayu Ari
      Sudarmo
      Brata, Kamir R.
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Cacing tanah merupakan salah satu organisme tanah yang dapat melakukan pengolahan tanah secara biologik dan turut berperan dalam perbaikan sifat fisik tanah. Pemanfaatan cacing tanah diharapkan dapat lebih menyempurnakan teknik pengolahan tanah yang sudah ada berupa teknik tanpa olah atau pengolahan tanah minimum dan pemberian bahan organik. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh cacing tanah (Pheretima sp), bahan organik dan pema- datan terhadap sifat fisik Latosol (Oxic Dystropept) Darmaga dan produksi tanaman kedelai (Glycine max L. Merr). Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Kaca Jurusan Tanah, Fakultas Pertani- an, IPB, di Baranangsiang Bogor, mulai bulan November 1994 sampai April 1995. Analisis sifat fisik dilakukan di Laboratorium Fisika dan Konservasi Tanah, Jurusan Tanah, Fakultas Pertanian, IPB, Bogor. Dalam penelitian ini digunakan pipa paralon sebanyak 36 buah dengan diame- ter 20 cm dan tinggi masing-masing potongan pot 15 cm dan 20 cm, kemudian disambung. Untuk menutupi dasar pot digunakan plastik yang diperkuat dengan papan triplek. Bahan organik yang digunakan adalah jerami kacang tanah dan campuran gulma sebanyak 100 g/pot, sedangkan jenis cacing tanah yang digunakan adalah Pheretima sp sebanyak 10 ekor/pot. Tanaman indikator yang digunakan adalah kedelai varietas Wilis. Sebagai pupuk dasar digunakan Urea, TSP dan KCI dengan dosis masing-masing 200, 400 dan 400 kg/ha serta kapur yaitu kalsit (CaCO3) sebanyak 15.7 g/pot. ..dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137913
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository