Tingkat remitan tenaga kerja wanita dan perkembangan kesejahteraan keluarga : Kasus TKW di Desa Jambenenggang Kecamatan Kabunpedes Kabupaten Sukabumi Propinsi Jawa Barat
Abstract
Berbagai upaya pemerintah untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan telah dilakukan, akan tetapi kesempatan bekerja di dalam negeri relatif masih terbatas. Alternatif yang dapat dimanfaatkan adalah lapangan kerja di luar negeri yaitu melalui pengadaan program pengiriman Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke luar negeri, sehingga diharapkan dapat memperluas lapangan kerja. Kepmenaker No. 104 A/MEN/2002 menegaskan bahwa salah satu tujuan dari penempatan TKI ke luar negeri adalah meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja dan keluarganya serta pengembangan kualitas sumberdaya manusia.
Kajian mengenai Tenaga Kerja Wanita (TKW) tidak terlepas dari persoalan ekonomi. Menurut penelitian Daulay (2001) keberangkatan TKW ke luar negeri pada dasarnya karena kondisi keuangan yang ada di dalam rumahtangga masih rendah dan keterbatasan lapangan pekerjaan yang ada di Indonesia. Motivasi ekonomi tersebut diduga akan berpengaruh terhadap ekonomi rumahtangga. Untuk itu perlu kajian lebih khusus lagi mengenai pemergian TKW ke luar negeri dalam rangka meningkatkan kesejahteraan keluarganya.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik sumberdaya TKW
dan sumberdaya keluarga TKW, mengkaji hubungan antara karakteristik TKW
dan karakteristik keluarga dengan tingkat remitan TKW, dan mengkaji
peningkatan kesejahteraan keluarga TKW setelah melakukan pemergian ke luar
negeri. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan didukung oleh
kualitatif. Lokasi penelitian di Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes,
Kabupaten Sukabumi, Propinsi Jawa Barat. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara
sengaja (purposive) yaitu desa dimana penduduknya sering melakukan pemergian
ke luar negeri (terutama wanita) di pasar internasional. Pengumpulan data
dilakukan pada bulan Agustus 2003 dengan cara wawancara menggunakan ..dst
