View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keragaan tataniaga cassia vera di Sumatera Barat : (Studi kasus Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar)

      Thumbnail
      View/Open
      full text (1.783Mb)
      Date
      1991
      Author
      Rianita
      Gonarsyah, Isang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Cassia Vera merupakan salah satu hasil pertanian yang potensial sebagai komoditi ekspor dalam rangka meningkatkan penerimaan dari ekspor non migas. Volume ekspor yang terus meningkat setiap tahunnya, menunjukkan bahwa Cassia Vera mempunyai nilai strategis dalam pengembangan ekspor daerah, khususnya propinsi Sumatera Barat sebagai daerah sentra produksi Cassia Vera. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari 1) sistem tataniaga Cassia Vera, 2) struktur pasar, perilaku pasar, keragaan pasar dan keterpaduan pasar, 3)permasalahan yang terjadi pada setiap tingkat lembaga tataniaga yang terlibat serta faktor-faktor yang mempengaruhi tataniaga Cassia Vera. Untuk melihat efisiensi tataniaga digunakan dua cara yaitu efisiensi teknis dan efisiensi harga. Efisiensi teknis diukur dari biaya tataniaga dan marjin tataniaga, sedangkan efisiensi harga diukur dengan menggunakan konsep Indeks Keterpaduan Connection). Pasar (Index of Market Hasil praktek lapang yang dilakukan di kecamatan Salimpaung menunjukkan bahwa lembaga tataniaga yang terlibat dalam sistem tataniaga Cassia Vera di kecamatan Salimpaung terdiri dari petani, pedagang pengumpul desa, pedagang pengumpul kecamatan, pedagang pengumpul kabupa- ten dan eksportir. Pola tataniaga di kecamatan Salimpaung ada tiga, dimana yang paling efisien adalah jika petani menjual Cassia Vera ke pedagang pengumpul kabupaten dan kemudian ke eksportir, tanpa melalui pedagang pengumpul desa atau kecamatan. Namun dewasa ini, hal ini hanya dapat dilakukan oleh petani-petani besar saja. Analisis keter- paduan pasar menunjukkan rendahnya keterpaduan antara pasar di tingkat eksportir dengan tingkat petani. Hal ini tampaknya disebabkan oleh struktur pasar yang bersi- fat oligopsonistik. Secara keseluruhan efisiensi tataniaga Cassia Vera di kecamatan Salimpaung masih memerlukan perbaikan, agar keterpaduan pasar dan tingkat pendapatan petani dapat lebih ditingkatkan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137584
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository