View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis pertumbuhan sektor-sektor perekonomian di Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat pada masa otonomi daerah periode 2002-2004

      Thumbnail
      View/Open
      full text (21.79Mb)
      Date
      2006
      Author
      Vilona, Herlin
      Sahara
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Kegiatan pembangunan ekonomi selalu dipandang sebagai keseluruhan dari usaha yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat. Usaha-usaha pembangunan tersebut meliputi ekonomi, sosial, politik, dan kebudayaan. Pembangunan ekonomi adalah suatu proses yang menyebabkan tingkat pandapatan per kapita masyarakat meningkat dalam jangka panjang. Pelaksanaan pembangunan di suatu wilayah tidak selalu berhasil dan mencapai tujuan sesuai dengan yang diharapkan, karena setiap wilayah memiliki potensi dan karakteristik sumberdaya yang berbeda-beda, sehingga menyebabkan laju pertumbuhan pembangunan ekonomi tidak merata. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mengidentifikasi pertumbuhan PDRB sektor-sektor perekonomian Kabupaten Pasaman pada masa otonomi daerah, (2) menganalisis laju pertumbuhan dan daya saing sektor ekonomi Kabupaten Pasaman, dan (3) mengidentifikasi peranan dan fungsi pusat pertumbuhan pelayanan yang menunjang pertumbuhan sektor ekonomi Kabupaten Pasaman. Analisis shift share digunakan untuk mengetahui perkembangan suatu sektor di suatu wilayah dan perkembangan suatu wilayah jika dibandingkan dengan wilayah lainnya, apakah bertumbuh cepat atau lambat. Pada masa otonomi daerah periode 2000-2004, pertumbuhan aktual Kabupaten Pasaman sebesar 19,00 persen, dan pertumbuhan regional Kabupaten Pasaman sebesar 19,87 persen. Sektor yang memiliki pertumbuhan terbesar di Kabupaten Pasaman adalah sektor pertanian, sektor pengangkutan dan komunikasi, dan sektor bangunan. Sektor yang memiliki laju pertumbuhan cepat (PP>0), adalah sektor listrik dan air minum, sektor pertanian, sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, dan sektor bangunan. Sektor yang laju pertumbuhannya lambat (PP<0), sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor jasa-jasa, dan sektor perdagangan, hotel dan restoran. Sektor yang memiliki daya saing yang baik (PPW>0), dan mampu bersaing dengan kabupaten lain di Provinsi Sumatera Barat adalah sektor pertambangan dan penggalian, dan sektor industri pengolahan. Sektor yang memiliki daya saing kurang baik (PPW<0), sektor listrik dan air minum, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, sektor pertanian, sektor bangunan, sektor pengangkutan dan komunikasi, dan sektor perdagangan, hotel dan restoran. Pada masa otonomi daerah kurun waktu 2000-2004, sektor ekonomi Kabupaten Pasaman tidak terdapat pada kuadran I, yaitu sektor yang memiliki laju pertumbuhan cepat dan daya saing wilayah yang lebih baik dibandingkan wilayah lain di Provinsi Sumatera Barat. Sektor yang termasuk kuadran II adalah sektor listrik dan air minum, sektor pertanian, sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, dan sektor bangunan. Sektor tersebut memiliki laju pertumbuhan cepat (progresif), tetapi tidak memiliki daya saing yang baik. Kuadaran III ditempati oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran, yaitu sektor yang memiliki laju pertumbuhan lambat dan tidak memiliki daya saing wilayah. Kuadran IV yang ditempati oleh sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, dan sektor jasa- jasa. Sektor tersebut memiliki laju pertumbuhan lambat, tetapi memiliki daya saing wilayah lebih baik. Sebagian besar sektor-sektor ekonomi Kabupaten Pasaman memiliki nilai pergeseran bersih (PBij) yang bernilai negatif. Berarti bahwa sektor ekonomi Kabupaten Pasaman termasuk dalam kelompok pertumbuhan lambat. Sektor ekonomi yang memiliki nilai PBij positif dan memiliki pertumbuhan cepat adalah sektor pertanian dan sektor pengangkutan dan komunikasi. Berdasarkan hasil analisis skalogram pada tahun 2000, Kecamatan Rao menempati hirarki tertinggi dalam ketersediaan sarana dan prasarana pembangunan, sedangkan kecamatan yang hirarki terendah adalah Kecamatan Mapat Tunggul. Pada tahun 2004, Kecamatan Lubuk Sikaping memegang hirarki tertinggi dalam ketersediaan sarana dan prasarana pembangunan, dan hirarki terendah ditempati oleh Kecamatan Mapat Tunggul Selatan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137537
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository