View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penggunaan enzyme linked immunosorbent assay ( Elisa ) untuk diagnosa enzootic bovine leukosis ( EBL ) pada sapi

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (8.960Mb)
      Date
      1989
      Author
      Widodo, Beni
      Adnan, Adnin
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Skripsi ini ditulis dengan studi literatur. Bertujuan untuk mengetahui lebih jauh tentang penyakit Enzootic Bovi- ne Leukosis (EBL) dan penggunaan ELISA sebagai alat diag- nostik serologi untuk penyakit EBL. Penyakit EBL disebabkan oleh virus dari golongan on- corna virus tipe C famili retroviridae yang disebut Bovine Leukosis Virus (BLV). Penyakit ini bersifat fatal, siste- mik, dapat berjalan akut atau kronis. Masa inkubasi EBL cukup lama, dapat 4-5 tahun dengan gejala klinis yang bervariasi, tetapi umumnya ditandai dengan pembesaran ke- lenjar limfa, penurunan berat badan dan daya tahan terhadap infeksi penyakit lain dengan sebelumnya ditandai oleh peru- bahan gambaran darah. Penyebaran EBL telah ke seluruh dunia, dengan penye- baran secara horisontal dan vertikal, terutama melalui kon- tak dan perpindahan hewan terinfeksi. Pencegahan dan pemberantasan EBL dapat berhasil dengan baik jika menggabungkan menejemen yang baik berupa mencegah penularan penyakit dan melakukan uji serologis yang akurat untuk mengeluarkan reaktor dari kelompok untuk dipotong. Untuk tindakan vaksinasi dan pengobatan terhadap EBL belum diperoleh hasil yang memuaskan. Uji serologis ELISA merupakan uji yang lebih menguntungkan dibanding uji serologis lain dalam mendeteksi sapi yang terinfeksi BLV. Dasar prinsip kerja ELISA adalah adanya ikatan antigen - antibodi (Ag-Ab) yang menjadi komplek yang dengan penambahan substrat tertentu menyebabkan suatu proses enzimatik yang akan memberikan perubahan warna jika AgAb homolog. Penggunaan antibodi monoklonal dalam teknik ELISA akan lebih meningkatkan sensitivitas dalam mendeteksi antibodi terhadap antigen bersangkutan. Keuntungan ELISA adalah sensitivitas yang tinggi, spe- sifitas, cepat dan cukup murah, dapat memproses sampel dalam jumlah banyak dalam waktu yang relatif singkat, dapat dilakukan secara otomatis dan dikerjakan dalam kondisi lapangan…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137536
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository