View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Forestry and Environment
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh penutupan tanah dengan tanaman tumpang sari dan Pinus merkussi terhadap debit air

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (13.81Mb)
      Date
      1990
      Author
      Azhar, Irzal
      Soerianegara, Ishemat
      Gintings, Ngaloken
      Ontaryo, Yoyo
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ialah untuk mengetahui jumlah dan perubahan debit air akibat penutupan tanah oleh tanaman tumpang sari dan Pinus merkusii. Dari hasil penelitian didapat debit air di kawasan Daerah Aliran Sungai dengan tegakan Pinus merkusii di dalamnya mempunyai nilai debit yang relatif stabil pada akhir musim kemarau hingga musim hujan, sedangkan di kawasan DAS dengan tanaman tumpang sari di dalamnya pada akhir musim kemarau hingga awal hujan mempunyai nilai debit yang menurun dan pada musim hujan nilai debit berfluktuasi mengikuti grafik curah hujan. Tanah yang tertutup oleh tajuk Pinus merkusii dan adanya tumbuhan bawah di bawah tegakan Pinus berperan dalam mengurangi daya pukulan air hujan terhadap tanah, sehingga struktur tanah tidak rusak dan air hujan dapat terserap ke dalam tanah dengan baik. Akibatnya air hujan yang menjadi limpasan permukaan menjadi kecil dan perubahan debit relatif akan stabil. Pada tanah olahan tumpang sari, tanah menjadi terbuka sehingga air hujan yang jatuh akan merusakkan struktur tanah dan terjadi efek pemampatan dalam ruang antara satuan-satuan struktur tanah oleh benda-benda halus akibat percikan tenaga air hujan. Akibatnya air hujan banyak yang menjadi limpasan permukaan dan sedikit yang terserap ke dalam tanah. Pada musim kemarau terjadi penurunan nilai debit air dan pada musim hujan nilai debit air berfluktuasi mengikuti grafik curah hujan. Uni Penyebab lain berfluktuasinya debit air pada lahan tumpang sari adalah belum dilaksanakannya upaya konservasi tanah dan air secara optimal. Pada kemiringan lereng 40 55% tidak dibuat teras bangku dan lahan sejauh 25 meter di kanan dan kiri sungai dibabat untuk dijadikan lahan garapan….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137518
      Collections
      • UT - Conservation of Forest and Ecotourism [2503]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository