View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - School of Veterinary Medicine and Biomedical Science
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Sistem imunologi staphlococcus pada mastitis

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (3.881Mb)
      Date
      1987
      Author
      Lumbantobing, Ganda Tua
      Pasaribu, Fachriyan Hasmi
      Wibawan, I Wayan Teguh
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Mastitis adalah peradangan pada ambing. Salah satu penyebab mastitis adalah bakteri Staphylococcus yang ber sifat oportunis dan infeksius. Mastitis dapat terjadi pada semua hewan mamalia, tetapi permasalahan yang sangat penting adalah pada peternakan sapi perah karena mengaki- batkan kerugian ekonomi yang sangat besar. Gejala klinis mastitis sangat beragam dan penyebab mastitis itu sangat kompleks, sehingga tindakan pencegahan dan pengobatan terhadap mastitis sangat sukar dilaksanakan. Pada sapi yang menderita mastitis dengan gejala kli- nis yang jelas akan mudah dilakukan pengobatan, tetapi pada mastitis yang bersifat subklinis angat sukar menen- tukan pengobatan yang tepat, sebab diperlukan test atau uji khusus untuk mengetahui penyebab mastitis tersebut. Staphylococcus mempunyai cara tersendiri dalam mempertahankan hidupnya dengan 'perangkat yang dimilikinya sehingga tetap lestari walaupun dilakukan pengobatan dengan antibiotik. Pengobatan terhadap mastitis yang dise- babkan Staphylococcus dapat terlaksana dengan baik apabi- la diketahui sistem imunologi Staphylococcus. Adapun perangkat yang dimiliki oleh Staphylococcus tersebut antara lain adalah leukosidin, hemolisin, pro- tein A, clumping factor, dan antigen kapsul. Kerjasama semua perangkat tersebut di atas akan menghambat penangan an atau pengobatan terhadap mastitis. Penanganan atau pengobatan akan lebih baik jika ke- mampuan yang dimiliki oleh hewan berupa sistem pertahan- an tubuh hewan diketahui lebih jauh. Sistem pertahanan tubuh hewan ada dua macam yaitu sistem pertahanan tubuh yang tidak khas berupa peran makrofag, mikrofag dan sis- tem retikuloendotelia (RES), dan sistem pertahanan tubuh yang khas melibatkan Cell-mediated-immunity (CMI) dan Humoral-immunity (HI). Pengetahuan terhadap sistem pertahanan tubuh yang dimiliki oleh hewan tersebut sangat menunjang dalam pen- cegahan dan pengobatan mastitis dengan cara pengaktifan seluruh perangkat sistem pertahanan tubuh hewan. Tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk mengeta- hui peranan resistensi Staphylococcus dan dampak imuno- logi yang ditimbulkannya pada induk semang….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137438
      Collections
      • UT - Veterinary Clinic Reproduction and Pathology [2187]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository