View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengamatan Penyakit Tanaman Jambu Mete di Kecamatan Sindangbarang Kabupaten Cinajur, Provinsi Jawa Barat

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (9.822Mb)
      Date
      1987
      Author
      Priyono, Anang
      Satari, Uha Suharja
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tanaman jambu mete merupakan salah satu tanaman peng- hijauan yang banyak memberikan keuntungan. Salah satu keuntungan itu ialah tanaman tersebut dapat menjadi komoditi ekspor yang mempunyai masa depan yang cerah di pasaran dunia. Usaha peningkatan produksi jambu mete tidak terlepas dari gangguan penyakitnya. Sampai saat ini penelitian penyakit tersebut di Indonesia masih sangat terbatas. Diharapkan pengamatan penyakit ini dapat merupakan sumbangan dalam usaha tersebut. Pengamatan penyakit jambu mete dilakukan mulai tanggal 18 Maret 1986, dengan tujuan menginventarisasi penyakit tanaman tersebut di lapang dan menilai intensitas serta luas serangannya untuk beberapa patogen penting. Beberapa patogen diketahui menyerang tanaman jambu mete. Patogen-patogen itu ialah Pestalotia sp., Diplodia sp., Cephaleuros sp. dan cendawan penyebab embun jelaga (diantaranya yang berhasil diidentifikasi yaitu Capnodium sp.), semuanya menyebabkan penyakit pada daun; Gloeosporium sp. menyebabkan penyakit busuk pucuk; Colletotrichum sp. menye- babkan penyakit antraknosa pada buah dan bunga; dan Aspergillus sp. ditemukan pada biji yang menunjukkan gejala busuk kering. Tanaman jambu mete yang penanamannya terkumpul dalam satu kebun umumnya menunjukkan intensitas dan luas serangan patogen lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman ter pencar. ak cipta Intensitas serangan patogen cenderung meningkat pada daun-daun yang kurang mendapat sinar matahari. Serangan tertinggi terdapat pada tajuk bagian bawah, dan serangan menurun dengan tajuk makin ke atas. Begitu juga pada tajuk bagian dalam serangan patogen lebih tinggi daripada tajuk bagian luar. Intensitas dan luas serangan patogen tertinggi ditun- jukkan oleh Pestalotia sp. (penyebab penyakit bercak daun) yaitu masing-masing sebesar 15.65 persen dan 100 persen yang terdapat di lokasi Cipayung, kemudian disusul Cepha- leuros sp., Diplodia sp. dan Capnodium sp., semuanya pe- nyebab penyakit bercak daun…
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137434
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository