Analisis Penilaian Daur Hidup (Life Cycle Assessment) Produksi Gula Berbasis Kelapa Pada Unit Koperasi Di Kabupaten Purworejo
View/ Open
Date
2024-01-31Author
Rizki, Fajar
Ismayana, Andes
Yani, Mohamad
Metadata
Show full item recordAbstract
Gula semut merupakan gula berbentuk bubuk yang diproduksi menggunakan nira kelapa sebagai bahan baku oleh petani, pengepul dan unit koperasi di Kabupaten Purworejo. Penggunaan teknologi sederhana pada produksi gula semut memiliki tingkat efisiensi rendah, serta pelepasan emisi yang tidak terkontrol. Life Cycle Assessment merupakan metode komprehensif untuk menganalisis dampak lingkungan dari suatu produk atau layanan, menentukan efisien atau tidaknya suatu proses produksi dilihat dari penggunaan energi dalam sistem produksi, dimana tahapanya terdiri dari goal and scope, analisis inventori, analisi dampak, dan interpretasi hasil. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi daur hidup produksi gula semut, menganalisis input dan output, menentukan dan menghitung besaran dampak yang dihasilkan serta menentukan skenario perbaikan untuk menurunkan besaran dampak dari produksi gula semut. Hasil dari penilaian daur hidup gula berbasis kelapa yaitu penetapan goal and scope berupa cradle to grave, dampak dari produksi gula semut berupa global warming potential (GWP), acidification (AP), dan eutrophicationi (EP) dengan unit fungsi satuan dampak/ton gula semut yang dihasilkan. Hasil analisis perhitungan dampak pada produksi nira kelapa dari budidaya kelapa genjah yaitu sebesar 1,7E-1 kg CO2-eq/ton, 15,67E-2 SO2-eq/ton, dan 3,35E-4 PO4-eq/ton. Dampak pada produksi gula semut petani sebesar 39,44 kg CO2-eq/ton, 9,15E-1 kg SO2-eq/ton, dan 2,6E-1 kg PO4-eq/ton. Dampak produksi gula semut pengepul sebesar 162,73 kg CO2-eq/ton, 2,78 kg SO2-eq/ton, dan 8,51E-1 kg PO4-eq/ton. Dampak akhir produk yang diproduksi oleh unit koperasi sebesar 152,02 kg CO2-eq/ton, 1,53 kg SO2-eq/ton, dan 5,01E-1 kg PO4-eq/ton.
Collections
- MT - Agriculture Technology [2430]
