View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh perlakuan benih dan pernyimpanan terhadap mutu benih cabai merah, Capsicum annuum L. yang terinfeksi Colletotrichum capsici

      Thumbnail
      View/Open
      full text (10.57Mb)
      Date
      2006
      Author
      Nurhindarno, Med
      Ilyas, Satriyas
      Sudarsono
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan matriconditioning plus fungisida nabati, biomatriconditioning, dan biopriming dalam mempertahankan viabilitas serta vigor benih selama periode simpan 0, 6, 12, 18, 24 minggu pada kondisi simpan ruang AC dan non AC. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih dan Laboratorium Biomolekuler Tanaman, Fakultas Pertanian IPB pada bulan Maret-September 2005. Dalam penelitian digunakan benih cabai TIT Super yang terkontaminasi C. capsici di lapang dengan persentase kontaminasi 85%. Benih yang terkontaminasi C: capsici diberi perlakuan matriconditioning, matriconditioning plus Dithane 0.2%, matriconditioning plus minyak serai wangi 0.1%, biomatriconditioning Trichoderma harzianum., biopriming T. harzianum, biomatriconditioning Pseudomonas fluorescens, dan biopriming P. fluorescens. Seluruh perlakuan diinkubasi selama 4 hari pada suhu 20 °C. Setelah diberi perlakuan, benih dibilas dan dikeringanginkan selama 3 jam, kemudian dikemas dalam kantong plastik sebelum disimpan. Penelitian menggunakan rancangan split split plot. Petak utama adalah kondisi simpan dengan dua taraf: ruang AC (K1) dan ruang non AC (K2). Anak petak adalah periode simpan dengan lima taraf: 0 (S1), 6 (S2), 12 (S3), 18 (S4), 24 minggu (S5). Anak-anak petak adalah perlakuan benih dengan sembilan taraf : kontrol benih sehat (P1), kontrol benih terinfeksi (P2), matriconditioning (P3), matriconditioning plus Dithane (P4), matriconditioning plus minyak serai wangi (P5), biomatriconditioning T. harzianum (P6), biopriming T. harzianum. (P7), biomatriconditioning P. fluorescens (P8), biopriming P. fluorescens (P9). Masing- masing percobaan terdiri atas 9 × 5 × 2 = 90 perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali untuk uji mutu fisiologis, dua ulangan untuk uji kadar air dan tiga ulangan untuk uji tingkat kontaminasi. Seluruhnya percobaan ini terdiri atas 90 × 4 = 360 satuan percobaan untuk uji mutu fisiologis, 90 × 2 = 180 satuan percobaan untuk uji kadar air dan 90 × 3 = 270 satuan percobaan untuk uji tingkat kontaminasi.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137114
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository