View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Penyediaan bibit nilam, Pogostemon cablin Benth. dengan pinching tanaman induk dan pemberian Rootone-F

      Thumbnail
      View/Open
      full text (9.765Mb)
      Date
      2006
      Author
      Pratomo, Ignatius Wisnu
      Kurniawati, Ani
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon tanaman induk nilam terhadap umur pinching dalam penyediaan bibit nilam dan konsentrasi Rootone-F terhadap pertumbuhan bibit nilam. Penelitian dilakukan di Kebun Percobaan IPB Cikarawang pada bulan Maret sampai Agustus 2005. Penelitian ini terdiri dari dua percobaan. Percobaan pertama yaitu respon tanaman induk terhadap umur pinching. Percobaan pertama menggunakan metode rancangan acak kelompok dengan satu faktor yaitu umur pinching (30, 45, dan 60 HST), dengan tiga ulangan. Percobaan kedua yaitu respon bibit nilam terhadap pemberian Rootone-F. Percobaan kedua menggunakan metode rancangan acak kelompok dengan satu faktor yaitu konsentrasi Rootone-F (0, 100, dan 200 ppm), dengan tiga ulangan. Perlakuan pinching 45 HST pada percobaan pertama memberikan hasil yang paling tinggi pada peubah pertambahan tinggi tanaman induk 1-4 MSP, pertambahan jumlah daun tanaman induk 1-3 MSP, pertambahan jumlah cabang tanaman induk 1-4 MSP. Perlakuan pinching 60 HST memberikan hasil yang paling tinggi pada jumlah cabang siap stek, dan jumlah cabang berpotensi stek. Perlakuan pinching 60 HST dapat menghasilkan jumlah bahan stek yang paling banyak untuk satu kali panen. Perlakuan Rootone-F 100 ppm pada percobaan kedua memberikan hasil yang paling tinggi pada peubah tinggi bibit 2-4 MSB, jumlah daun bibit 1 dan 4 MSB, dan bobot kering akar dan tajuk bibit. Perlakuan Rootone-F 100 ppm juga memberikan hasil yang paling tinggi pada peubah panjang akar bibit. Perlakuan Rootone-F 100 ppm menghasilkan tinggi bibit 13.94 cm, jumlah daun bibit 5.7, dan kondisi perakaran baik pada 2 MSB. Pemberian Rootone-F 100 ppm dapat mempercepat masa pembibitan karena pada 2 minggu pembibitan, bibit nilam sudah memiliki syarat bibit siap salur, sedangkan tanpa Rootone-F (Rootone-F 0 ppm) dapat digunakan untuk menghasilkan bibit siap salur setelah 4 minggu di pembibitan.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137073
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository