Analisis kelayakan finansial perusahaan tahu : studi kasus:perusahaan tahu sumber rezeki, Kelurahan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang
Abstract
Pertanian yang dapat ditingkatkan nilai tambahnya adalah tanaman kedelai. Dari tanaman kedelai dapat dijadikan berbagai macam produk olahan. Salah satu produk olahan kedelai adalah tahu. Tahu merupakan bahan pangan nabati yang sangat diperlukan untuk pemenuhan gizi masyarakat Indonesia, terutama sebagai sumber protein. Tahu dikenal sebagai makanan rakyat yang memiliki harga yang murah, dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat serta dapat diolah menjadi berbagai macam menu dan masakan.
Isu penggunaan formalin sebagai bahan pengawet tahu mengakibatkan penurunan omset penjualan sebagian besar perusahaan tahu yang rata-rata mencapai 20 sampai 30 persen sejak awal Desember 2005. Bahkan dampak tersebut juga dirasakan pada perusahaan tahu yang tidak menggunakan formalin sebagai bahan pengawet. Sehingga tahu yang dihasilkan terpaksa dikonsumsi sendiri atau dijual murah karena tahu tersebut tidak dapat bertahan lama.
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: (1) Mengkaji keragaan perusahaan tahu Sumber Rezeki jika dilihat dari aspek teknis, aspek manajemen, aspek sosial ekonomi dan aspek pasar, (2) Menganalisis kelayakan investasi perusahaan tahu Sumber Rezeki jika dilihat dari aspek finansial, serta (3) Menganalisis nilai pengganti (switching value) terhadap kelayakan investasi perusahaan tahu Sumber Rezeki akibat adanya perubahan pada manfaat dan biaya.
Penelitian ini diarahkan untuk mengetahui kelayakan finansial perusahaan tahu Sumber Rezeki apabila dilihat dari aspek finansial. Selain itu, penelitian ini juga akan melihat keragaan perusahaan Sumber Rezeki apabila dilihat dari aspek non-finansial yaitu aspek teknis, aspek manajemen, aspek sosial ekonomi serta aspek pasar dari perusahaan tersebut. Analisis finansial dilakukan melalui beberapa kriteria kelayakan investasi yang bertujuan untuk menganalisa sejauh mana tingkat kelayakan usaha perusahaan tahu Sumber Rezeki. Dalam menganalisa suatu proyek, biasanya akan menghadapi ketidakpastian atau perubahan-perubahan yang dapat terjadi pada keadaan yang telah diperkirakan. Untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya perubahan-perubahan, baik pada arus manfaat maupun arus biaya, maka perlu dilakukan analisis switching value untuk mengetahui seberapa besar perubahan pada tingkat manfaat dan biaya dapat terjadi, sehingga masih memenuhi kriteria minimum kelayakan investasi.
Penelitian dilakukan di perusahaan tahu Sumber Rezeki, Kelurahaan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang. Penelitian dilakukan selama bulan Februari sampai dengan bulan Maret 2006. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan pihak-pihak yang terkait dengan perusahaan. Sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai literatur dan internet. ...
