View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh cara ekstraksi benih dan perlakuan pematahan dormansi terhadap viabilitas benih aren, Arenga pinata (Wurmb.) Merr.

      Thumbnail
      View/Open
      full text (9.497Mb)
      Date
      2006
      Author
      Setyaningrum, Andin
      Murniati, Endang
      Budiarti, Tati
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cara ekstraksi benih dan perlakuan pematahan dormansi terhadap viabilitas benih aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.). Penelitian dilaksanakan mulai bulan April 2005 sampai dengan Oktober 2005, bertempat di Laboratorium dan Rumah Kasa Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, IPB. Benih aren yang digunakan berasal dari hutan aren di Desa Omu Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor. Faktor pertama adalah Cara Ekstraksi Benih (E) yang terdiri dari 2 taraf yaitu buah direndam dalam air selama 5 hari (E₁) dan buah diperam dalam karung goni lembab selama 10 hari (E2). Faktor kedua adalah Perlakuan Pematahan Dormansi (P) yang terdiri dari 7 taraf yaitu skarifikasi benih dengan menggosok menggunakan kertas amplas (P1), skarifikasi dan direndam dalam KNO3 0,5% selama 36 jam (P2), skarifikasi dan direndam dalam Previcur N 5 ml/1 selama 6 jam (P3), skarifikasi dan dimasukkan dalam inkubator pada suhu 40 °C selama 5 menit (P4), skarifikasi dan dimasukkan dalam inkubator pada suhu 35 °C selama 5 menit (P5), skarifikasi dan direndam dalam KNO3 0,5% selama 36 jam kemudian dimasukkan dalam inkubator pada suhu 40 °C selama 5 menit (P6), skarifikasi dan direndam dalam KNO3 0,5% selama 36 jam kemudian dimasukkan dalam inkubator pada suhu 35 °C selama 5 menit (P7). Terdapat 14 kombinasi perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga terdapat 42 satuan percobaan. Parameter yang diamati meliputi Viabilitas Total dengan tolok ukur Potensi Tumbuh Maksimum (%), Viabilitas Potensial dengan tolok ukur Daya Berkecambah (%) dan Viabilitas Dormansi dengan tolok ukur Intensitas Dormansi (%).
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/137046
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository