Analisis pendapatan usahatani dan pemasaran sayuran organik Yayasan Bina Sarana Bhakti
Abstract
Program pembangunan pertanian di Indonesia menekankan pada dua hal yang pokok, yaitu program peningkatan ketahanan pangan dan program pengembangan agribisnis. Untuk menunjang pembangunan dibidang pertanian telah mendorong perubahan paradigma pembangunan pertanian untuk mengembangkan sektor lainnnya termasuk di dalamnya sektor hortikultura. Pengembangan potensi hortikultura di Indonesia relatif masih baru. Namun, dalam perkembangannya menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.
Potensi pengembangan hortikultura di Indonesia antara lain ditunjukkan pada produksi dan kontribusi sektor hortikultura dalam Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu seiring dengan adannya peningkatan jumlah penduduk, pembangunan disektor lain seperti sektor manufaktur cukup berkembang di Indonesia. Hal ini cukup berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat secara umum. Oleh sebab itu kebutuhan pangan meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk dan pendapatan.
Tingkat pendidikan masyarakat yang semakin meningkat memberikan
pengaruh pada perubahan cara pandang mereka terhadap makanan.
Pendapatan konsumen yang semakin baik membuat konsumen saat ini mulai
mencari pangan bermutu dan aman dikonsumsi. Pangan disebut bermutu bila
mempunyai kandungan gizi dan senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan
dalam jumlah dan kualitas yang memadai dan aman untuk dikonsumsi. Salah
satu teknologi yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen terhadap mutu dan
keamanan pangan, adalah produk organik. Perkembangan permintaan dunia
menunjukkan peningkatan tuntutan konsumen terhadap produk pertanian yang
bermutu, sehat dan aman dikonsumsi.
