View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Veterinary Science
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Identifikasi Molekuler dan Karakterisasi Trypanosoma dari Subgenus Trypanozoon Asal Banten dan Sulawesi

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (677.8Kb)
      Full Text (1.510Mb)
      Lampiran (171.8Kb)
      Date
      2024-01
      Author
      Nastassya, Lidwina
      Indrawati, Agustin
      Nugraha, Arifin Budiman
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tripanosomiasis adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit protozoa dari genus Trypanosoma dan memberikan dampak ekonomi signifikan pada populasi ternak. Beberapa varian dari penyakit ini termasuk Nagana, Surra, dan Dourine . Ada beberapa spesies dalam subgenus Trypanozoon, seperti T. brucei, T. evansi, dan T. equiperdum yang sulit dibedakan secara morfologi dan dibutuhkan pendekatan molekuler yang lebih tepat. Kesalahan dalam identifikasi spesies bisa mempengaruhi pemahaman epidemiologi penyakit, terutama di Indonesia. Oleh karena itu, ada kebutuhan untuk pengembangan metode molekuler yang lebih akurat, seperti yang menargetkan gen maxicircle dan minicircle, untuk identifikasi yang lebih tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengetahui kekerabatan isolat Trypanosoma dari subgenus Trypanozoon dan mengetahui karakter biologinya, khususnya dari Sulawesi dan Banten, guna meningkatkan pengawasan dan pemahaman mengenai penyakit tersebut di Indonesia. Delapan isolat Trypanosoma dari sapi dan kerbau, yang berasal dari Sulawesi dan Banten, diperoleh dari laboratorium parasitologi Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Veteriner (BBPSIV). Seluruh isolat dipropagasi dalam mencit dan selanjutnya dipurifikasi. Teknik PCR, dengan primer ITS-1, MNC, dan MXC, digunakan untuk identifikasi molekuler, diikuti dengan pengurutan DNA. Dari sembilan sampel, semua menunjukkan hasil positif dengan primer ITS-1 dan MNC, namun hanya tujuh yang positif dengan MXC. Analisis sekuens menunjukkan kemiripan genetik rata-rata 93-94% dengan T. evansi dan T. equiperdum dari berbagai wilayah dunia. Morfologi dan karakteristik biologis isolat Trypanosoma asal Minahasa dan Gowa memiliki morfologi dengan panjang berkisar antara 22-37 µm, kinetoplast DNA subterminal, serta bentuk posterior yang tumpul. Kedua isolat menunjukkan karakteristik biologi yang mirip, termasuk periode prepaten pada hari ke-4 pasca infeksi dan tiga pola parasitemia dengan biotipe 1 memiliki masa infeksi singkat 5-7 hari sementara biotipe 3 berkisar 10-12 hari hingga menyebabkan kematian. Biotipe 2 memiliki dua puncak parasitemia yang diakhiri dengan kematian.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136969
      Collections
      • MT - Veterinary Science [974]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository