View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh agens biokontrol terhadap pertumbuhan Colletotrichum capsici (Syd). Butl.Et Bisby secara in vitro dan mutu benih cabai, Capsicum annuum L.

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (40.08Mb)
      Date
      2005
      Author
      Kumalasari, Viventi
      Ilyas, Satriyas
      Sudarsono
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh agens biokontrol terhadap pertumbuhan C. capsici secara in, vitro dan pengaruh kombinasi perlakuan invigorasi benih dengan agens biokontrol terhadap mutu benih dan tingkat kontaminasi C. capsici pada benih cabai, yang dilaksanakan di Laboratorium Biomolekuler Tanaman Fakultas Pertanian IPB pada bulan Oktober 2004-Februari 2005. Benih cabai terinfeksi C. capsici secara alami diperoleh dari buah cabai varietas TIT Super yang terinfeksi penyakit antraknosa. Agens biokontrol diperoleh dari kegiatan eksplorasi pada daerah rhizosfer, sedangkan isolat murni C. capsici berasal dari koleksi Gusti Ayu Kade Sutariati. Percobaan terbagi menjadi dua bagian yaitu percobaan I. Uji antagonisme secara in vitro dan percobaan II. Uji pengaruh kombinasi perlakuan invigorasi benih dengan agens biokontrol terhadap tingkat kontaminasi C. capsici dan viabilitas dan vigor benih. Percobaan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). Percobaan I menggunakan faktor tunggal agens biokontrol yang terdiri dari lima taraf yaitu: Bacillus sp., Pseudomonas fluorescens, Trichoderma harzianum, T. pseudokoningii dan Gliocladium sp. Percobaan II menggunakan dua faktor. Faktor pertama adalah perlakuan benih yang terdiri dari dua taraf yaitu priming dan matriconditioning. Faktor kedua adalah agens biokontrol yang terdiri dari enam taraf yaitu: kontrol, Bacillus sp., Pseudomonas fluorescens, Trichoderma harzianum, T. pseudokoningii dan Gliocladium sp. Uji antagonisme dilakukan secara in vitro pada media PDA, untuk mengetahui agens biokontrol yang paling efektif menghambat pertumbuhan patogen C. capsici. Benih terinfeksi C. capsici diberi perlakuan kombinasi matriconditioning dengan agens biokontrol (biomatriconditioning) dan priming dengan agens biokontrol (biopriming). Uji tingkat kontaminasi dan uji vibilitas
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136916
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository