View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Karakteristik kimia kotoran sapi sebagai bahan baku biogas dan cairan hasil buangannya(Effluent)

      Thumbnail
      View/Open
      full text (8.219Mb)
      Date
      2006
      Author
      Ismawati, Ika Agustin
      Sumawinata, Basuki
      Djajakirana, Gunawan
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      ipta Kebutuhan energi dunia semakin meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk dunia dalam 50 tahun belakangan ini. Selain masalah terbatasnya cadangan minyak bumi dan meningkatnya kebutuhan minyak, instabilitas politik dunia seperti perang Arab-israel tahun 1973 yang menyebabkan terjadinya embargo minyak oleh negara-negara Arab, merupakan salah satu penyebab melonjaknya harga minyak bumi. Keadaan ini mendorong para peneliti mencari berbagai sumber energi alternatif seperti matahari, air, panas bumi, biogas, dan lain-lain. Biogas merupakan gas yang dihasilkan dari proses dekomposisi anaerobik dari limbah organik dengan kandungan utamanya adalah gas metana. Salah satu sumber limbah organik yang berpotensi untuk biogas adalah kotoran ternak. Di Indonesia ternak sapi dipelihara dalam skala rumah tangga dengan jumlah 1-3 ekor. Oleh karena itu, dalam penelitian ini dibuat biodigester sederhana yang terbuat dari kantong plastik yang cukup untuk memproses kotoran dari 2 ekor sapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik kotoran sapi sebagai sumber bahan pembuatan biogas, menghitung jumlah biogas dan kesetaraan energi sebagai bahan bakar, serta mengidentifikasi karakteristik effluent dari sistem produksi biogas sebagai sumber bahan organik tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 25 kg kotoran sapi segar yang dicampur dengan air dengan perbandingan 1:6 yang dimasukkan ke dalam biodigester dengan volume ± 7 m³ diperoleh 350 hingga 400 liter/hari biogas dengan kandungan metana 55%. Jumlah gas tersebut setara dengan energi yang dibutuhkan untuk memasak ± 20 liter air atau setara I liter minyak tanah. Jumlah effluent yang dihasilkan 150 l/hari yang mengandung unsur makro yaitu 20.25 g N, 14.90 g P, 33.21 g K, dan unsur mikro yaitu 1.94 g Fe, 0.04 g Cu, 0.16 g Zn, 0.19 g Mn serta 11 g N-NH". Dalam proses dekomposisi bahan organik, rasio C/N menurun dari 31 menjadi 12. EC dari effluent berkisar 2.75 mS/cm dengan pH 6.6. Dengan sifat seperti itu effluent dapat langsung digunakan sebagai pupuk organik cair atau harus diencerkan terlebih dahulu apabila akan digunakan sebagai pupuk daun.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136872
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository