Analisis strategi bauran pemasaran pada PT. Goodyear Indonesia, Tbk. Bogor-Jawa Barat
Abstract
Peningkatan angka penjualan mobil merupakan salah satu penunjang atau lebih pantas dikatakan pendorong berkembangnya industri ban di Indonesia. Usaha yang termasuk ke dalam industri manufaktur ini harus dapat menjawab tantangan yang disebabkan peningkatan angka penjualan kendaraan bermotor di Indonesia, dalam hal ini dikhususkan untuk kendaraan bermotor roda empat. Cara yang dilakukan adalah dengan menyediakan ban mobil yang berkualitas, mudah untuk diperoleh, layanan purna jual yang baik, dan murah dilihat dari segi harga. Para produsen ban di Indonesia sekarang ini sedang menghadapi kenaikan harga bahan baku, terutama turunan dari benzena sebagai salah satu bahan baku yang penting dalam industri ban. Industri ban merupakan salah satu bentuk agroindustri hilir. Agroindustri memiliki potensi yang cukup besar untuk menyerap tenaga kerja, penyediaan bahan baku industri, pembangunan daerah, maupun sebagai sumber perolehan devisa dari sektor non-migas. Peningkatan jumlah perusahaan ban mobil menyebabkan tingkat persaingan dalam industri ban meningkat. Kondisi ini mengindikasikan bahwa semakin banyak tantangan yang harus dihadapi oleh perusahaan ban di Indonesia. Oleh karena itu, setiap perusahaan yang berada dalam industri ban dituntut untuk membuat strategi yang efektif untuk mengatasi perubahan yang terus terjadi dalam lingkungan usahanya.
Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi strategi bauran pemasaran yang telah diterapkan perusahaan, mengidentifikasi dan menganalisis variabel- variabel yang terdapat pada lingkungan internal dan eksternal perusahaan, merumuskan alternatif strategi bauran pemasaran, menentukan prioritas strategi bauran pemasaran, dan merumuskan saran untuk perbaikannya. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Goodyear Indonesia, Tbk. yang merupakan industri ban mobil yang pertama kali berdiri dan sebagai pelopor industri ban mobil di Indonesia. Data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis bauran pemasaran (marketing mix). analisis lingkungan internal dan eksternal, analisis SWOT, dan analisis QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix).
Hasil identifikasi terhadap faktor-faktor strategis internal perusahaan berupa kekuatan dan kelemahan yang telah diberi bobot dan rating memperoleh skor pada matriks IFE sebesar 2.666. Angka ini menunjukkan bahwa perusahaan berada pada posisi rata-rata (2.5), yang berarti saat ini perusahaan memiliki kondisi atau kemampuan internal rata-rata dalam memanfaatkan kekuatan dan mengatasi kelemahan usaha yang ada. Matriks IFE menunjukkan bahwa kekuatan utama yang dimiliki PT. Goodyear Indonesia, Tbk. adalah inovasi dalam produk (0,273). sumberdaya manusia yang berkualitas, terampil, dan berpengalaman (0.204); dan jaringan pemasaran dan distribusi yang luas (0,191). Kelemahan utama yang dihadapi oleh perusahaan adalah bukan market leader (0,118), produksi brand sekunder merk Kelly (0,150), dan ketidakstabilan harga bahan baku (0.165)...dst
