View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh letak benih dalam buah terhadap viabilitas benih semangka(Citrullus lanatus(Thunb.) Matsum & Nakai) selama beberapa periode simpan

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (8.632Mb)
      Date
      2005
      Author
      Itarahayu
      Surahman, Memen
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Percobaan ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh letak benih dalam buah terhadap viabilitas dan daya simpan benih semangka (Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum & Nakai) yang dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih pada bulan Maret 2005 sampai juli 2005. Penelitian ini terdiri dari dua set percobaan yaitu penyimpanan dilakukan diruang AC dengan kisaran suhu +18°C, RH 65% 75% dan penyimpanan yang dilakukan di ruang yang bersuhu kamar dengan kisaran suhu +28°C, RH 70% - 84%. Masing-masing percobaan menggunakan rancangan acak lengkap dua faktor. Faktor pertama yaitu letak benih dalam buah yang terdiri atas tengah, ujung, dan pangkal. Faktor kedua adalah periode simpan yaitu 0 minggu, 2 minggu, 4 minggu, 6 minggu, 8 minggu, 10 minggu, 12 minggu, 14 minggu, 16 minggu, diulang sebanyak 3 kali. Benih semangka berbiji yang diperoleh dari petani dibelah menjadi empat sama besar secara melintang satu bagian pangkal, satu bagian ujung dan dua bagian pada tengah. Benih dikeluarkan dari buah dan dibilas dengan air kemudian dikeringkan sampai kada airnya mencapai ±8%. Benih dikemas dalam aluminium foil dan disimpan pada ruang ber AC dan ruang bersuhu kamar. Dilakukan pengujian viabilitas 2 minggu sekali. Hasil percobaan menunjukkan bahwa persentase daya berkecambah, persentase kecepatan tumbuh, persentase tumbuh maksimum, dan persentase kecepatan tumbuh relatif tertinggi sebelum penyimpanan adalah benih yang berasal dari bagian pangkal kemudian benih yang berasal dari bagian tengah dan yang terendah yaitu benih yang berasal dari bagian ujung buah. Setelah benih disimpan selama 16 minggu benih mengalami penurunan viabilitas namun tidak memberikan pengaruh yang nyata dan viabilitas dan vigor benih tersebut masih tetap tinggi. Benih yang disimpan pada ruang AC tidak berbeda penurunan viabilitasnya dengan benih yang disimpan pada ruang yang bersuhu kamar setelah penyimpanan 16 minggu. Dari percobaan disimpulkan bahwa biji yang berasal dari bagian manapun dapat digunakan sebagai benih tetapi dianjurkan benih yang berasal dari bagian tengah dan pangkal. Benih semangka yang disimpan selama 16 minggu masih dapat mempertahankan viabilitasnya.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136677
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository