View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh pupuk P dan K terhadap pertumbuhan tanaman iles-iles, Amorphophallus muelleri Blume

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (9.230Mb)
      Date
      2006
      Author
      Suzanna, Mery
      Susanto, Slamet
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Fosfor dan Kalium merupakan unsur hara makro yang sangat dibutuhkan oleh tanaman. Unsur P lambat tersedia bagi tanaman karena disebabkan oleh fiksasi mineral liat dan ion-ion unsur lain. Unsur K yang bersifat mobil dalam tanah juga dapat menyebabkan tanaman kekurangan akan unsur ini. Pemberian pupuk P dan K dalam tanah diharapkan dapat menyediakan unsur hara makro yang tersedia bagi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemberian pupuk P dan K yang tepat dalam budidaya tanaman iles-iles (Amorphophallus muelleri Blume) agar diperoleh pertumbuhan dan hasil tanaman yang maksimal. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan IPB Sindang Barang pada bulan Oktober 2004 sampai April 2005. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah tingkat pemupukan P yang terdiri atas empat taraf, yaitu: 0 g/tanaman, 0.7 g/tanaman (dosis rekomendasi), 3.5 g/tanaman dan 7 g/tanaman. Faktor kedua adalah tingkat pemupukan K yang terdiri atas empat taraf, yaitu: 0 g/tanaman, 0.8 g/tanaman (dosis rekomendasi), 4 g/tanaman dan 8 g/tanaman. Terdapat 16 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 48 petak percobaan. Hasil penelitian secara umum menunjukkan bahwa pemberian pupuk P dan K dapat meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan hasil tanaman. Hal ini ditunjukkan dari meningkatnya diameter batang semu, panjang dan lebar daun, tinggi tanaman serta bobot basah dan bobot kering umbi tiap petak. Adanya interaksi antara pupuk P dan K yang berpengaruh nyata terhadap bobot umbi tiap petak, dapat meningkatkan hasil produksi. Hasil produksi yang berupa umbi basah dan umbi kering tertinggi setiap petak diperoleh dari kombinasi perlakuan 7 g/tanaman pupuk P dan 4 g/tanaman pupuk K yaitu masing-masing sebesar 2099.10 g dan 419.71 g. Kombinasi dosis tersebut dapat meningkatkan bobot basah umbi tiap petak sebesar 89.82% dan bobot kering umbi tiap petak sebesar 83.45% dibandingan kontrol.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136644
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository