View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Soil Science and Land Resources
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Efektivitas sistem microcatchment dalam menekan aliran permukaan dan erosi serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai pada musim kemarau

      Thumbnail
      View/Open
      full text (32.83Mb)
      Date
      2005
      Author
      Hutasoit, Vivi Radica M.
      Brata, Kamir Raziudin
      Hidayat, Yayat
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Permasalahan yang sering dijumpai pada pertanian lahan kering adalah masalah pemanfaatan air hujan. Pada saat musim hujan terjadi kelebihan air karena air hujan yang belum meresap ke dalam tanah terbuang menjadi aliran permukaan. Sementara pada musim kemarau terjadi kekurangan air. Kekurangan air ini dapat diatasi dengan cara meresapkan air pada saat musim hujan agar dapat digunakan sebagai cadangan air pada musim kemarau. Salah satu upaya meresapkan air ke dalam tanah adalah dengan menggunakan sistem microcatchment. Sistem microcatchment merupakan salah satu teknologi pemanenan air di lahan kering. Sistem microcatchment diharapkan akan lebih efektif dalam menekan aliran permukaan dan erosi pada musim kemarau dengan curah hujan yang relatif lebih rendah daripada musim hujan. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi efektivitas sistem microcatchment dalam menekan aliran permukaan dan erosi serta mempelajari pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan produksi kedelai (Glycine max (L.) Merr) varietas Wilis pada musim kemarau. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang diuji adalah: TI: Bedengan konvensional (saluran antar bedengan menurut kontur berjarak 2 m dan saluran pembuangan air (SPA) searah lereng pada pertengahan petakan). T2: Sistem microcatchment (teras gulud dengan saluran dan guludan menurut kontur dengan interval 2 m). T3: Modifikasi sistem microcatchment I (perlakuan T2 disertai dengan 2 lubang resapan (0= 8 cm, dalam 100 cm) yang diisi jerami jagung). T4: Modifikasi sistem microcatchment 2 (perlakuan T2 dengan penambahan mulsa vertikal pada salurannya). T5: Modifikasi sistem microcatchment 3 (perlakuan T3 disertai penambahan mulsa vertikal pada saluran dan lubang resapannya tidak diberi mulsa vertikal)...
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136634
      Collections
      • UT - Soil Science and Land Resources [2825]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository