View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Tingkat ketahanan sembilan galur cucumis melo L. terhadap squash mosaic comovirus

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (9.383Mb)
      Date
      2005
      Author
      Rezania, Frida
      Nurhayati, Endang
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Cucumis melo L. merupakan salah satu spesies tanaman dalam famili Cucurbitaceae, diantaranya yaitu melon dan blewah. Melon lebih disukai masyarakat untuk dikonsumsi langsung sebagai buah segar, sedangkan blewah karena kualitas kemanisannya yang lebih rendah daripada melon, sehingga lebih sering dimanfaatkan sebagai campuran es buah dan sirup. SqMV sebagai salah satu gangguan dalam upaya pengembangan C. melo dapat mengurangi nilai ekonomi komoditas tersebut. Penggunaan varietas tahan untuk pengendalian virus sangat penting, tetapi sampai saat ini belum ada laporan tentang varietas-varietas C. melo yang tahan terhadap SqMV. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui keragaman ketahanan dari sembilan galur C. melo terhadap SqMV dan mengetahui adanya galur yang resisten terhadap SqMV. SqMV diperbanyak pada tanaman kaboca. Setiap galur diinokulasi dengan SqMV secara mekanis. Sebagai kontrol, masing-masing galur C. melo juga diinokulasi dengan bufer fosfat. Percobaan ini dilakukan dalam rancangan acak kelompok (RAK) dengan dua faktor pembeda yaitu galur dan inokulasi dengan SqMV dan tanpa SqMV. Tiap perlakuan terdiri dari 6 ulangan, 1 ulangan terdiri dari 1 tanaman. Pengamatan dilakukan terhadap masa inkubasi, kejadian penyakit, tipe gejala, pertambahan tinggi tanaman, masa berbunga, jumlah bunga hermafrodit yang mekar, bobot buah. tingkat kemanisan buah, bobot basah dan bobot kering tanaman. Secara umum 9 galur tanaman C. melo ini menunjukkan tingkat ketahanan yang beragam terhadap infeksi SqMV. Respon agak rentan ditunjukkan oien galur hasil persilangan melor. Honey Dew x melon Action 434. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa galur hasil selfing varietas melon menunjukkan tingkat ketahanan yang sama dengan galur hasil selfing varietas blewah yaitu rentan, kecuali pada galur hasil selfing blewah Bisma yang menunjukkan respon sangat rentan terhadap infeksi SqMV. Galur hasil persilangan antara varietas melon menunjukkan tingkat ketahanan yang lebih baik dibandingkan dengan galur hasil persilangan antara varietas blewah.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136538
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository