View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Plant Protection
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Reaksi buah pisang ambon (Musa paradisiaca L.) terhadap isolat bakteri Pseudomonas solanacearum E.F. Smith asal pisang, tomat, kacang tanah, jahe dan cengkeh

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (10.44Mb)
      Date
      1991
      Author
      Bonita
      Satari, Uha S.
      Nawangsih, A. Asih
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian ini adalah mengetahui reaksi buah pisang terhadap berbagai isolat bakteri Pseudomonas sola- nacearum asal tanaman pisang, tomat, kacang tanah, jahe, dan cengkeh dalam berbagai konsentrasi yang berbeda. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bakteri Patogen Tumbuhan, Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, pada bulan Februari 1991 sampai dengan bulan Mei 1991. Bakteri P. solanacearum diambil dari lima tanaman yaitu pisang, tomat, kacang tanah, jahe, dan cengkeh dengan cara mengisolasinya dari tanaman tersebut yang menunjukkan gejala sakit. Kemudian bakteri dibiakkan di media NA dan dilakukan identifikasi, meliputi reaksi Gram, pewarnaan Gram, uji oksidatif-fermentatif, uji akumulasi poli-beta hidroksibutirat, uji arginin dihidro- lase, uji hidrolisis pati, uji pigmen fluoresen, dan uji virulensi. Inokulasi bakteri dilakukan dengan menyuntikkan suspensi bakteri ke dalam buah pisang. Suspensi bakteri dibuat dalam tiga tingkat pengenceran, yaitu 102 104, dan 10 sel/ml, dengan konsentrasi bakteri masing-masing 108 10 sel/ml, dan 104 sel/ml. Sebagai kontrol digunakan air steril. Pengamatan dilakukan terhadap perkembangan bercak pada permukaan buah yang dipotong secara melintang pada hari ke-2, 4, 6, dan 8 setelah inokulasi. Pemotongan buah menunjukkan bahwa bagian dalam buah mengalami perubahan warna menjadi coklat kemerahan sampai coklat gelap, dan gejala sudah terlihat pada hari ke-2 -setelah inokulasi bakteri. Luas bercak pada buah pisang semakin tinggi dengan makin tingginya konsentrasi bakteri yang diinokulasikan. Buah pisang yang di inokulasi dengan konsentrasi bakteri 108 sel/ml menunjukkan luas bercak yang terbesar dan berbeda nyata dengan konsentrasi 106 sel/ml dan 104 sel/ml; sedangkan konsentrasi bakteri 10 sel/ml dengan 10 sel/ml tidak menunjukkan perbedaan yang nyata terhadap luas bercak…dst
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136398
      Collections
      • UT - Plant Protection [2517]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository