Studi pengendalian gulma dengan formulasi glifosat dan 2,4-D pada beberapa tingkat dosis di piringan kelapa sawit(Elaeis guineensis Jacq.)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas formulasi glifosat dan 2.4-D terhadap pengendalian gulma pada beberapa tingkat dosis di piringan kelapa sawit.
Unive
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2002 di Kebun Cisalak Baru, Rangkas Bitung, Banten. Metode Penelitian disusun dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktor tunggal. Susunan Perlakuan terdiri atas 10 perlakuan pengendalian gulma dengan 4 ulangan. Perlakuan pengendalian terdiri dari herbisida glifosat 24% yang dicampur 2,4-D 12 % dengan dosis 1, 2, 3 1/ha, herbisida glifosat 30% yang dicampur dengan 2,4-D 10% dengan dosis 1, 2, 3 l/ha. Sebagai pembanding digunakan herbisida glifosat dalam formulasi 24%+ 2,4-D 12% (Polado) dan herbisida glifosat dalam formulasi 30%+2,4-D 10% (Glidamin) masing-masing dengan dosis 2 l/ha serta pengendalian manual dan tanpa perlakuan pengendalian sebagai kontrol.
Hasil analisis vegetasi awal penelitian menunjukkan enam gulma dominan terdiri dari Ottochloa nodosa (21.98%), Mikania micrantha (14.41%), Borreria alata (12.73 %), Axonopus compressus (12.56%), Ischaeum timorense (10.63%), Synedrella nodiflora (10.46 %). Pada akhir penelitian spesies gulma dominan berturut-turut adalah Ischaeum timorense (19.12%), Ottochloa nodosa (16.57%), Borreria alata (9.42%), Synedrella nodiflora (7.20%) dan Axonopus compressus (6.43%). ...
