Telaahan gerak komutasi keluar pekerja wanita pedesaan : Studi kasus di desa Krajankulon, Kec. Kaliwungu, Kab. Kendal, Prof. Jawa Tengah
Abstract
Penelitian ini bertujuan memperoleh gambaran umum gerak komutasi pekerja wanita yang bekerja di luar desanya. Secara khusus dipelajari karakteristik komuter, yang meliputi usia, tingkat pendidikan, status ekonomi keluarga dan status perkawinan dan kaitannya dengan pekerjaan, serta alasan yang mendasari komutasi. Selain itu dilihat juga pengaruh komutasi terhadap perekonomian keluarga dan keikutsertaan komuter dalam kegiatan-kegiatan sosial di desa.
Penelitian ini dilaksanakan di Desa Krajankulon, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Data primer dikumpulkan dari sejumlah komuter yang menjadi contoh dalam studi ini. Penentuan contoh dilakukan secara acak sederhana. Data primer juga dikumpulkan melalui wawancara dengan tokoh-tokoh masyarakat. Analisis data terutama di- lakukan secara deskriptif.
Komutasi pekerja wanita telah berlangsung sejak dulu, terutama dilakukan oleh pekerja yang bekerja di luar desa. Terdapat serangkaian faktor pendorong dari daerah asal, seperti keterbatasan lapangan kerja yang memberikan penghasilan yang memadai, baik di sektor pertanian maupun non-perta- nian. Pengembangan kawasan industri di luar desa merupakan faktor penarik yang cukup kuat bagi para pekerja wanita untuk bekerja di luar desanya. Komutasi untuk bekerja di- dukung oleh norma-norma yang berlaku dalam masyarakat yang cukup memberikan kebebasan untuk bekerja di luar desa.
Usia, tingkat pendidikan dan status perkawinan komuter berkaitan dengan pekerjaan yang ditekuni, sedangkan status ekonomi keluarga mempengaruhi komuter untuk bekerja mencari nafkah, tetapi tidak berkaitan dengan pekerjaan yang dite- kuni komuter.
Terdapat alasan-alasan yang mendasari komuter untuk bekerja. Alasan utama yaitu untuk mencari nafkah, sedang- kan alasan lain bervariasi, antara lain cita-cita/minat, mengisi waktu, meneruskan usaha keluarga dan lain-lain.
Komuter memberikan sumbangan pendapatan kepada keluarga dalam persentase bervariasi. Sumbangan komuter berkait- an dengan besar tanggungan keluarga dan ada atau tidaknya sumber penghasilan lain yang dimiliki keluarga komuter.
Status perkawinan berkaitan dengan persentase sumbangan komputer, sedangkan status ekonomi keluarga dan jenis pekerjaan tidak berkaitan dengan sumbangan komuter.
Sebagian besar komuter mengikuti kegiatan sosial di desa, disesuaikan dengan minat dan kesempatan yang dimiliki. Hal ini berkaitan dengan status perkawinan, usia dan jenis pekerjaan komuter…dst
