View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agriculture
      • UT - Agronomy and Horticulture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis aspek agronomi dan fisiologi kedelai(Glycine max (L.) Merr.) pada kondisi cekaman intensitas cahaya rendah

      Thumbnail
      View/Open
      Full Text (42.24Mb)
      Date
      2005
      Author
      Anggarani, Siska Dwi
      Sopandie, Didy
      Khumaida, Nurul
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh intensitas cahaya rendah terhadap pertumbuhan tanaman, perubahan kandungan klorofil dan produksi biji pada empat genotipe kedelai. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Cikeumeh, Balai Penelitian Bioteknologi dan Sumberdaya Genetika Pertanian, Cimanggu, analisis klorofil dilakukan di Laboratorium RGCI, Departemen Budi Daya Pertanian Faperta IPB. Pengamatan karakter panen dan tebal daun dilakukan di Laboratorium Ekofisiologi, Departemen Budi Daya Pertanian Faperta IPB. Pembuatan preparat parafin tebal daun dilakukan di Laboratorium Silvikultur, Biotrop. Penelitian ini menggunakan rancangan petak terbagi (Split Plot Design) dua faktor dengan anak petak tersarang pada petak utama. Faktor pertama berupa dua taraf intensitas cahaya yaitu 100% (kontrol) dan 50% (naungan). Faktor kedua berupa empat genotipe, yaitu Pangrango, Ceneng, Godek dan Slamet. Dosis pupuk yang diberikan adalah 30 kg N/ha, 100 kg K₂O/ha dan 100 kg P2O5/ha. Peubah yang diamati yaitu aspek agronomi yang berupa tinggi tanaman, jumlah daun trifoliet, indeks luas daun, tebal daun, umur berbunga, umur panen, jumlah polong isi, jumlah polong hampa, jumlah polong total, bobot 100 butir, bobot biji per tanaman, bobot kering akar, bobot kering tajuk, indeks panen, sedangkan aspek fisiologi yang diamati adalah kandungan klorofil a, klorofil b dan rasio klorofil a/b. Intensitas cahaya rendah dan genotipe berpengaruh terhadap pertumbuhan, produksi dan kandungan klorofil tanaman kedelai. Intensitas cahaya berpengaruh nyata pada jumlah daun pada 2,7 dan 8 MST, umur berbunga, polong hampa, klorofil a dan b pada 6 MST dan berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman pada umur 2 sampai 8 MST, polong isi, polong total, bobot biji per tanaman, bobot kering akar dan bobot kering tajuk. Genotipe berpengaruh nyata pada tinggi tanaman 2 dan 6 MST dan berpengaruh sangat nyata pada jumlah daun 5 dan 6 MST, umur berbunga, umur panen, polong isi, polong hampa, polong total, bobot biji per tanaman, bobot kering tajuk, bobot kering akar, indeks panen dan bobot 100 butir. Interaksi antara intensitas cahaya dan genotipe berpengaruh nyata pada unur panen, bobot kering akar dan indeks panen dan berpengaruh sangat nyata pada polong isi, polong total, bobot kering tajuk dan bobot 100 butir. ..
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/136242
      Collections
      • UT - Agronomy and Horticulture [7622]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository