Respon eritrosit, leukosit, kadar hemoglobin dan nilai hematokrit darah kelinci yang diberi kapsul buah mengkudu(Morinda citrifolia)
Abstract
Banyak sekali penelitian tentang tanaman obat, selain tidak memberikan efek samping bagi orang yang mengkonsumsi, kesadaran akan pentingnya alam sebagai alternatif menjadikan orang zaman sekarang "Back to Nature" atau kembali ke alam. Mengurangi konsumsi obat-obatan kimia yang memiliki resiko lebih tinggi daripada obat dari alam. Tetapi justru tanaman obat yang sudah digunakan secara turun-temurun banyak yang belum diketahui kandungan zat kimianya. Mengkudu termasuk tanaman obat yang sudah terbukti khasiatnya dalam menyembuhkan berbagai jenis penyakit. entir
se ng Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui respon pemberian kapsul buah mengkudu (Morinda citrifolia) terhadap jumlah eritrosit (Sel Darah Merah), leukosit (Sel Darah Putih), kadar hemoglobin dan nilai hematokrit darah pada kelinci. Tiga kelompok kelinci diberi perlakuan sebagai berikut: kelompok kontrol diberi air minum aquadest, kelompok D2 dengan dosis 2 kapsul/ekor/hari, dan kelompok D5 dengan dosis 5 kapsul/ekor/hari. Kapsul buah mengkudu diberikan selama 20 hari. Pemeriksaan laboratorium sampel darah dilakukan sebanyak dua kali setelah pemberian kapsul buah mengkudu yaitu pada hari ke-10 dan ke-20. Hasil dari pemberian kapsul buah mengkudu berpengaruh pada jumlah eritrosit yaitu terjadi penurunan yang berbeda nyata (P<0,05) pada kelompok D5 pada hari ke-10. Jumlah leukosit mengalami peningkatan pada hari ke-20 yaitu pada kelompok D5. Secara statistik peningkatan ini berbeda nyata (P<0,05). Kadar hemoglobin pada semua waktu pengamatan yaitu hari ke-10 dan hari ke-20 mengalami penurunan baik pada kelompok D2 maupun pada kelompok D5 jika dibandingkan dengan kelompok kontrol. Analisa statistik menunjukkan angka yang berbeda nyata (P<0,05). Untuk nilai hematokrit, sampel darah yang diperiksa mengalami penurunan pada hari ke-10 dan hari ke-20. pendidikan, penelit
yusunan lapoга
